Jakarta (ANTARA) - Persija berkomitmen mendukung pelatih Shin Tae-yong yang disanksi oleh Korea Football Association (KFA) setelah melakukan kekerasan fisik kala masih melatih klub Korea Selatan,  Ulsan HD.

Shin dijatuhi sanksi disiplin larangan beraktivitas di sepak bola Korea Selatan selama satu tahun karena menampar pemain belakang Ulsan HD Jung Seung-Hyun pada 2025.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027," kata Presiden Persija Mohamad Prapanca dalam keterangan resmi, Minggu.

"Kami berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim," imbuhnya.

Baca juga: Piala Presiden - Persija batal turunkan skuad EPA U20, ganti tampilkan tim utama
Baca juga: Witan tahu strategi STY di timnas dan Persija nanti berbeda
Baca juga: Di Persija STY siapkan gaya menyerang karena lawan setara

Shin masih bisa beraktivitas di luar yurisdiksi sepak bola Korea Selatan.

Manajemen Persija menghormati keputusan KFA, namun tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Shin untuk terus membentuk tim terbaiknya.

Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu baru saja menandatangani kontrak sebagai pelatih Persija selama tiga musim sampai 2029.



Pewarta: Fajar Satriyo
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026