Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Polres Metro Bekasi mulai memitigasi potensi kerawanan pada tahapan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi guna menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan.
Pelaksana Harian Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Ikhlas Putro Wasono di Cikarang, Sabtu, mengatakan potensi kerawanan yang diprediksi muncul meliputi penyebaran berita bohong, kampanye hitam, politik uang, serta hoaks yang bertujuan mengadu domba masyarakat.
"Potensi yang diprediksi terjadi di antaranya penyebaran berita bohong, kampanye hitam, politik uang, hingga hoaks yang menyudutkan salah satu pihak dengan maksud mengadu domba," kata Ikhlas.
Sebanyak 154 dari total 187 desa di Kabupaten Bekasi akan melaksanakan pemungutan suara Pilkades Serentak 2026 pada Minggu (20/9). Kepolisian pun menggelar Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 untuk mengamankan seluruh tahapan pemilihan hingga penetapan kepala desa terpilih.
Baca juga: Bekasi matangkan regulasi pilkades untuk wujudkan pesta demokrasi kondusif
Menurut Ikhlas, melalui operasi tersebut petugas memetakan tingkat kerawanan di setiap desa dan tempat pemungutan suara (TPS) guna menentukan pola pengamanan sesuai tingkat risiko gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Petugas melalui operasi tersebut memetakan tingkat kerawanan di seluruh desa yang menggelar pemilihan sekaligus menentukan skema pengamanan dengan menyesuaikan tingkat risiko gangguan kamtibmas pada masing-masing wilayah sasaran kegiatan.
"Pemetaan dilakukan terhadap desa maupun TPS yang dikategorikan aman, rawan, dan sangat rawan. Tentu pola pengamanan yang kami gunakan juga berbeda," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Bekasi tekankan pentingnya sinergi sukseskan pilkades di 154 desa
Polres Metro Bekasi mengerahkan 4.222 personel gabungan untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026. Personel tersebut terdiri atas 700 anggota polsek, 400 personel Polres Metro Bekasi, dan 3.122 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Metro Jaya.
Ia juga mengimbau masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar agar pelaksanaan pilkades berlangsung aman, tertib, dan lancar.
"Kami juga meminta masyarakat segera melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas melalui polsek terdekat, Polres Metro Bekasi, atau layanan darurat 110 yang dapat diakses secara gratis," kata Ikhlas.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.