Jakarta (ANTARA) - Bingxue Indonesia optimistis bisnis kemitraan di sektor makanan dan minuman (F&B) akan terus berkembang seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk es krim di berbagai daerah di Indonesia.
Manager Bingxue Indonesia Andrew di Jakarta mengatakan tren konsumsi es krim yang terus meningkat menjadi indikator positif bagi pertumbuhan bisnis kemitraan, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di berbagai wilayah lainnya.
"Pasar es krim di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar. Kami melihat antusiasme konsumen terus meningkat, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di berbagai daerah. Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan bisnis kemitraan F&B," kata Andrew.
Menurut dia, es krim kini tidak lagi sekadar menjadi hidangan pencuci mulut, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Inovasi produk, variasi rasa, penyajian yang menarik, serta harga yang terjangkau turut mendorong meningkatnya minat konsumen.
Andrew menjelaskan tren tersebut berdampak positif terhadap kinerja gerai Bingxue Indonesia. Produk es krim menjadi salah satu kontributor utama penjualan karena diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
"Es krim merupakan kategori produk yang memiliki daya tarik luas. Ketika dipadukan dengan konsep gerai modern dan pilihan menu yang beragam, tingkat kunjungan pelanggan juga cenderung meningkat," ujarnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan pasar es krim juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin memulai usaha melalui skema kemitraan. Menurutnya, pelaku usaha kini semakin mempertimbangkan potensi pasar jangka panjang dalam memilih sektor bisnis.
"Calon mitra saat ini tidak hanya melihat tren sesaat, tetapi juga mempertimbangkan potensi pasar dalam jangka panjang. Pertumbuhan konsumsi es krim menjadi salah satu indikator bahwa segmen ini masih sangat prospektif untuk dikembangkan," katanya.
Untuk menjawab tingginya permintaan pasar, Bingxue Indonesia terus memperluas jaringan gerai di berbagai wilayah. Perusahaan juga menghadirkan inovasi produk serta memberikan dukungan operasional kepada para mitra agar mampu bersaing di tengah persaingan industri F&B.
Andrew optimistis bisnis kemitraan berbasis produk es krim masih memiliki prospek yang baik dalam beberapa tahun mendatang, didukung meningkatnya daya beli masyarakat, perubahan gaya hidup, serta tingginya minat terhadap produk dessert dan minuman dingin.
"Kami percaya pertumbuhan pasar es krim akan terus menjadi salah satu pendorong utama berkembangnya industri kemitraan F&B di Indonesia. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan inovasi produk, menjaga kualitas, dan memperkuat ekosistem kemitraan agar dapat tumbuh bersama para mitra di berbagai daerah," ujar Andrew.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.