Bogor (ANTARA) - Tim Garudayaksa FC Bogor memperkenalkan sosok Milos Joksic asal Kroasia sebagai pelatih kepala untuk membawa klub promosi dari Liga 2 itu untuk mengarungi Kompetisi LIga 1 Super League 2026-2027.
Milos Joksic diperkenalkan klub berlogo Garuda itu dalam akun resmi media sosialnya.
Dengan demikian, terjawab sudah teka-teki dan pertanyaan publik bola terkait pelatih Garudayaksa setelah lebih dari sebulan tanpa pelatih setelah Widodo C Putro pindah ke PSIS Semarang.
Dalam akun Instagram Garudayaksa FC menulis "Di balik setiap tim yang sukses, terdapat sosok pemimpin yang menyatukan orang-orang dengan tujuan dan keyakinan yang sama".
Kemudian "Dengan bangga kami menyambut Pelatih Kepala yang baru saat kami memulai babak baru yang penuh semangat. Berbekal ambisi bersama dan komitmen yang teguh, kami siap bekerja sama demi mencapai tujuan serta membangun tim yang bertanding dengan semangat, disiplin dan ambisi".
Unggahan itu disambut oleh fans dan netizen dengan sambutan imoji semangat, cinta dan lainnya.
Ada juga yang menuliskan sosok Milos Joksic kembaran Hodak (Bojan Hodak - mantan pelatih Persib).
Selain itu Garudayaksa juga memperkenalkan pada pemain anyarnya, salah satunya pemain bertahan Najeeb Yakubu.
Milos Joksic
Sosok pelatih bertubuh subur itu kelahiran Belgrade Yugoslavia pada 25 Maret 1968. Dan saat menangani Garudayaksa saat ini berusia 58 tahun.
Karier kepelatihannya banyak dihabiskan di Liga Thailand, dan namanya tak asing lagi di blantika sepak bola Asia Tenggara.
Terakhir ia melatih Uthai Thani Thailand sebanyak dua musim kompetisi.
Karier dan prestasi terbaiknya di liga saat membawa Muangthong United menjadi runner up 2023-2024.
Joksic menyampaikan optimismenya bersama Garudayaksa dan bertekad untuk membangun kekuatan tim itu dengan filosofi sepak bola yang dimilikinya.
"Garudayaksa, satu tim satu keluarga," kata Milos Joksic.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.