Depok (ANTARA) - Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila (FIKOM UP) mendorong mahasiswa menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Untuk itu Fikom UP melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 selama 10 hari mulai 17 hingga 26 Juli 2026, di sejumlah Desa di Kabupaten Bogor yang menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Dekan FIKOM Universitas Pancasila, Anna Agustina dalam keterangannya, Kamis menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara cakap, kritis, dan bertanggung jawab.
“Mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga memanfaatkannya secara bijak, aman, dan produktif sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya dalam sambutan pada acara pelepasan mahasiswa KKN.
KKN FIKOM UP mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital Berdampak” melibatkan 181 mahasiswa yang tersebar di sembilan desa di wilayah Kecamatan Rancabungur dan Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
Mahasiswa didorong untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan di bidang komunikasi dalam menghadirkan program yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa KKN memperoleh pembekalan dari Pembina Desa Wilayah Kabupaten Bogor, Sengki Haiven, serta Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor, Ir. Ratna Pratini.
Pembekalan tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi, potensi, serta kebutuhan wilayah Kabupaten Bogor sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN.
Hal ini membantu mahasiswa dalam memahami permasalahan masyarakat dalam menyusun program kerja yang sesuai dengan karakteristik setiap desa.
Mahasiswa menghadirkan berbagai program sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat di setiap desa, mulai dari program yang berkaitan dengan literasi digital, pemasaran digital UMKM, penguatan keterampilan komunikasi, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Program tersebut diwujudkan melalui edukasi bagi siswa dan masyarakat, pelatihan pengelolaan dan pembuatan konten media sosial, pendampingan branding serta promosi produk, pelatihan public speaking, pengembangan media informasi desa, edukasi pencegahan perundungan, praktik pengelolaan sampah rumah tangga, dan berbagai program lainnya.
Koordinator Pelaksana KKN FIKOM UP Semester Genap TA. 2025/2026, Sayyidah Afifah juga mengatakan program kerja mahasiswa diarahkan tidak hanya pada kegiatan sosialisasi tetapi juga mencakup pelatihan, praktik, dan pendampingan.
Pendekatan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan serta dikembangkan secara mandiri setelah kegiatan KKN berakhir.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik atau pelaksanaan program kerja selama 10 hari. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi melalui keilmuan komunikasi. Kami berharap setiap program dapat memberikan manfaat nyata dan memiliki peluang untuk dilanjutkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan KKN ini turut melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dosen pembimbing, serta berbagai unsur masyarakat. Pemerintah kecamatan dan pemerintah desa mendukung pelaksanaan KKN melalui koordinasi teknis, fasilitasi lokasi, serta penyampaian informasi mengenai kondisi wilayah.
Dosen pembimbing mendampingi dan memantau pelaksanaan program, serta masyarakat terlibat sebagai mitra dalam kegiatan KKN. Kolaborasi tersebut membantu mahasiswa dalam menjalankan program yang tepat sasaran dan berdampak di setiap wilayah.
Kegiatan KKN FIKOM UP diharapkan dapat memberikan mahasiswa pengalaman belajar secara langsung di tengah masyarakat, serta mampu mengembangkan kepekaan sosial, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta keterampilan dalam merancang program pemberdayaan yang berdampak.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan komunikasi dan teknologi digital untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bogor.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.