Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Saefuloh Hidayat mengungkapkan, sebanyak 8,53 juta penumpang dari 15 golongan  telah memanfaatkan transportasi umum gratis.

“Transportasi gratis ini telah dimanfaatkan oleh 8,53 juta penumpang dari 15 golongan masyarakat,” kata Saefuloh di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Bila dilihat dari jumlah penumpang, kata dia, pengguna transportasi umum meningkat menjadi 230,8 juta dari sebelumnya hanya 210,4 juta pada tahun 2025 atau meningkat 9,7 persen.

Untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum, Pemerintah Jakarta juga terus membangun meningkatkan infrastruktur dan layanan.Salah satunya, proyek pembangunan LRT 1B yang kini telah mencapai 94,1 persen.

Baca juga: Gubernur DKI buka peluang tambah golongan gratis transportasi umum
Baca juga: Pelayanan Teman Bus di Depok masih gratis hingga April 2026

“Insya Allah dalam waktu dekat sudah siap untuk diresmikan dan dioperasikan,” papar Saefuloh.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mempertimbangkan kelompok yang nantinya akan ditambahkan sebagai penerima manfaat 15 golongan gratis transportasi umum di ibu kota.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, hal ini dilakukan seiring dengan rencana kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek.

“Kalau nanti akan ada penyesuaian harga, maka pasti ada golongan yang akan terkena. Kami sedang menghitung kelompok mana yang mungkin kita akan berikan tambahan di luar yang 15 yang sudah kita putuskan,” ujar Pramono.

Ia pun meminta kepada masyarakat yang termasuk dalam 15 golongan agar dapat memanfaatkan layanan transportasi gratis.

 



Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026