Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menaksir kerugian akibat kebakaran tiga unit kapal yang sandar di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Pluit, Jakarta Utara, Minggu pagi, mencapai Rp1,5 miliar.

“Untuk kerugian akibat kebakaran tiga unit kapal milik H Samang ini ditaksir sekitar Rp1,5 miliar,” kata Kasiops Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan objek yang terbakar memiliki luas 343 meter persegi dan satu kapal memiliki luas 114 meter persegi. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik.

Gulkarmat mengerahkan 65 petugas pemadam kebakaran yang berjibaku memadamkan api yang membubung tinggi menghanguskan kapal yang sedang sandar tersebut.

“Ada 12 unit mobil damkar yang turun untuk memadamkan api,” kata Gatot.

Baca juga: KSOP Sampit ungkap penyebab kebakaran kapal masih dalam penyelidikan
Baca juga: Kebakaran kapal pengangkut BBM di Larantuka tak ganggu pendistribusian BBM
Baca juga: Tim tanggap darurat padamkan kapal wisata yang terbakar di perairan Labuan Bajo

Api baru berhasil dipadamkan setelah tiga jam dilakukan pemadaman. Api mulai dilokalisir hingga dilakukan pemadaman pukul 10.08 WIB dan akhirnya api baru dapat dipastikan padam pukul 11.52 WIB.

Menurut keterangan saksi, mereka melihat kepulan asap dari kapal yang sedang melakukan perbaikan atau docking di lokasi tersebut.

Lalu saksi mencoba meminta bantuan warga di sekitar lokasi. Namun, api semakin membesar dan mereka meminta bantuan dari pemadam kebakaran.

“Total ada tiga kapal yang terbakar,” ujar Gatot.

 



Pewarta: Mario Sofia Nasution
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026