Karawang (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan sebanyak 3.718 pencari kerja telah tersalurkan ke perusahaan melalui informasi lowongan kerja daring atau infoloker online yang dikelola Pemkab Karawang.
"Jumlah itu baru dari data penempatan tenaga kerja melalui infoloker online Karawang, belum termasuk yang melalui BKK (Bursa Kerja Khusus)," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang Rosmalia, di Karawang, Rabu.
Ia mengatakan, sepanjang Januari hingga Mei 2026 realisasi penempatan tenaga kerja melalui infoloker online, khusus warga ber-KTP Karawang mencapai 3.718 orang.
Sedangkan data penempatan tenaga kerja melalui BKK hingga kini belum masuk seluruhnya, sehingga belum bisa disampaikan data realisasinya.
"Jadi penempatan tenaga kerja itu ada yang melalui infoloker online yang disediakan oleh Pemkab Karawang, ada juga dari BKK," katanya.
Baca juga: Wakil Bupati Karawang ajak semua pengusaha optimalkan Program Infoloker
Penempatan tenaga kerja, kata dia, sesuai aturan yang berlaku bisa dilakukan oleh dinas yang membidangi ketenagakerjaan, baik dinas tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, termasuk Kementerian Tenaga Kerja.
"Masing-masing instansi pemerintah yang membidangi ketenagakerjaan saat ini memiliki wadah informasi lowongan kerja daring," kata dia.
Sementara itu, selain menempatkan tenaga kerja melalui infoloker online, sepanjang Januari hingga Mei 2026 terdapat 3.212 orang yang mengikuti magang melalui program pemagangan dalam negeri.
Program pemagangan melalui infoloker online Pemkab Karawang ini diikuti khusus warga ber-KTP Karawang.
Baca juga: Disnakertrans: Info lowongan kerja daring hanya bisa diakses warga KTP Karawang
Rosmalia mengakui hingga saat ini ketersediaan lowongan kerja dengan jumlah pencari kerja di Karawang tidak seimbang. Kondisi itu terjadi akibat keterbatasan lowongan kerja dari perusahaan.
Untuk mengatasi jumlah pengangguran di Karawang, Disnakertrans Karawang mengoptimalkan Balai Latihan Kerja untuk melatih pencari kerja agar bisa menjadi wirausahawan atau pelaku UMKM.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.