Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi menggelar panen raya berkelanjutan untuk komoditas jagung periode masa tanam kuartal pertama tahun 2026 di atas lahan binaan Polda Metro Jaya sebagai langkah strategis mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Panen dilakukan secara bertahap dan untuk tahap kedua tahun ini di kisaran empat hektare berstatus siap panen dari total lahan seluas 50 hektare," kata Plh. Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Ikhlas Putro Wasono di Cikarang, Rabu.
Kegiatan panen raya diikuti sedikitnya 55 peserta terdiri atas unsur Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, perusahaan, penyuluh pertanian, kelompok tani serta tokoh masyarakat sebagai wujud sinergi bersama dalam mengembangkan lahan pertanian produktif.
Baca juga: Polres Metro Bekasi dampingi anak korban kekerasan yang dirawat di RSUD Koja
Kapolres mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung program ini sejak proses penanaman hingga memasuki masa panen sekaligus berharap kolaborasi yang telah terjalin baik itu dapat terus ditingkatkan.
"Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar pemanfaatan lahan produktif dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan," ujarnya.
Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh mengatakan pihaknya akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pengamanan, pendampingan dan koordinasi bersama pemerintah serta masyarakat agar lahan produktif di wilayah Cikarang Pusat ini dapat dimanfaatkan secara optimal.
Baca juga: Polisi amankan ibu sambung diduga aniaya balita di Kabupaten Bekasi
"Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen Polri mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional," katanya.
Menurut dia program ketahanan pangan ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
"Polsek Cikarang Pusat siap bersinergi dengan seluruh pihak agar program ini berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi petani lokal maupun masyarakat sekitar," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.