Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat secara resmi dibuka sebagai langkah strategis memperkuat pemerataan pembangunan khususnya di wilayah pedesaan melalui sinergi antarinstansi terkait.

Kegiatan bertema "TMMD satukan langkah membangun negeri dari desa" ini merupakan kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, Polri hingga masyarakat dalam rangka mendorong pemerataan pembangunan. Desa Wibawamulya di Kecamatan Cibarusah menjadi lokus kegiatan tahun ini.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0509 Kabupaten Bekasi beserta seluruh unsur atas kolaborasi menyelenggarakan TMMD tahun 2026," kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Cikarang, Rabu.

Baca juga: TMMD Kabupaten Bekasi fokus infrastruktur desa
Baca juga: Pemkab Bekasi fasilitasi TMMD wujudkan pemerataan pembangunan desa

Ia menyatakan penetapan Wibawamulya sebagai lokasi sasaran program didasarkan pada kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan tidak ada daerah yang tertinggal, termasuk di bagian selatan Kabupaten Bekasi.

"Desa Wibawamulya berada di ujung selatan Kabupaten Bekasi dan TMMD ini menjadi bukti tidak ada wilayah yang ditinggalkan dalam pembangunan," katanya.

Asep menjelaskan implementasi TMMD diarahkan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan melalui kolaborasi lintas sektor. Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di daerah yang masih memerlukan dukungan infrastruktur maupun pelayanan dasar.

Pada tahun ini, sasaran fisik dipusatkan pada infrastruktur jalan guna meningkatkan aksesibilitas serta konektivitas antar wilayah. Masyarakat juga mendapatkan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan wawasan, kesadaran serta partisipasi mendukung pembangunan desa.

"Pembangunan infrastruktur yang baik diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar mobilitas sekaligus membuka peluang pertumbuhan kawasan yang lebih merata," ucapnya.

Baca juga: Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa di Bekasi resmi ditutup

Menurut dia pembangunan desa tidak hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur tetapi juga tumbuhnya semangat gotong royong, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan secara berkelanjutan.

"Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat serta membangun kualitas sumber daya manusia," katanya.

Dirinya berharap seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 30 hari ke depan itu dapat diselesaikan tepat waktu sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Wibawamulya maupun wilayah sekitar.

Selain mendukung pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga akan menindaklanjuti kebutuhan dasar masyarakat wilayah selatan, salah satunya penyediaan layanan air bersih bagi kawasan dataran tinggi yang masih mengalami keterbatasan akses sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.

"Insya Allah ke depan seluruh pembangunan akan semakin merata, termasuk mendorong layanan air bersih menjangkau wilayah selatan Kabupaten Bekasi agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026