Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kepolisian Sektor Klapanunggal bersama Komando Rayon Militer (Koramil) 0621-04 Klapanunggal memperkuat koordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Klapanunggal AKP Asep Saifurrohman di Bogor, Selasa, mengatakan sinergi antara TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di lapangan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui pertemuan antara jajaran Polsek Klapanunggal dan Koramil 0621-04 Klapanunggal di Markas Koramil setempat.
Asep bersama jajaran personel Polsek Klapanunggal diterima langsung oleh Danramil 0621-04 Klapanunggal Kapten Inf La Ahmadin beserta jajarannya.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan kedua institusi untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan bahwa sinergi TNI-Polri merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.
Menurut dia, kolaborasi yang terjalin dengan baik antara kedua institusi akan semakin memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.
"Soliditas TNI-Polri bukan hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga dibangun melalui komunikasi, silaturahmi, dan rasa saling menghormati," kata Wikha.
Ia menyebut nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi TNI dan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Polres Bogor, kata dia, berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur TNI dan pemangku kepentingan terkait sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.