Jakarta (ANTARA) - Kepolisian menelusuri dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin.

"Ini sudah dicek Gegana dan Densus 88 tapi masih disisir," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Nurma mengatakan polisi menerima laporan pukul 07.30 WIB. Diketahui saat itu siswa dan guru sedang melaksanakan upacara pada hari pertama MPLS.

Baca juga: Polisi tetapkan tersangka ancaman bom di Kota Depok
Baca juga: Ada tas misterius diduga berisi bom, Kapolres Karawang: Isinya hanya kabel terlilit

Teror itu telah beredar di kalangan guru hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melapor.

"Laporannya 07.30 WIB tapi memang di WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru liat WA-nya kita langsung datang semuanya camat, lurah," katanya.

Nurma menambahkan para guru dan siswa sudah dievakuasi keluar dari sekolah.

Berdasarkan pantauan, tampak tiga personel Brimob berjaga di dalam sekolah dengan membawa senjata api dan dua unit mobil Tim Gegana.

 



Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026