Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyalurkan sebanyak 23.310 bibit tanaman produktif kepada kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Entis Sutisna di Cibinong, Jumat, mengatakan bantuan tersebut terdiri atas 20.700 polybag bibit sayuran serta 2.610 polybag tanaman obat keluarga (TOGA).
Bibit sayuran yang disalurkan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Wilayah V itu meliputi cabai, tomat, dan terong untuk mendukung pemanfaatan lahan produktif sekaligus meningkatkan produksi pertanian masyarakat.
Baca juga: BRMP luncurkan delapan varietas unggul baru perkuat ketahanan pangan
Menurut Entis, komoditas hortikultura, khususnya cabai, menjadi salah satu fokus pengembangan karena merupakan komoditas strategis yang dapat mempengaruhi pergerakan harga pangan dan inflasi daerah.
Peningkatan produksi cabai di tingkat lokal diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pasokan sekaligus membantu menjaga stabilitas harga bagi masyarakat.
"Kami berharap bantuan bibit ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, serta mengembangkan usaha tani yang lebih berkelanjutan demi kesejahteraan bersama," kata Entis.
Baca juga: Program YESS dukung ketahanan pangan guna sukseskan MBG di Bogor
Ia mengimbau seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk merawat dan memanfaatkan bantuan bibit secara optimal sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
Sementara itu, Kepala UPT Pertanian Wilayah V menyatakan pendistribusian bibit akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memperkuat peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi pangan lokal.
Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.