Bogor (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jalur keluar tol (off ramp) Ciawi Selatan di Lorena Sport Hub, Kota Bogor, Kamis.

Adityawarman mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah Bogor Selatan.

Ia mengapresiasi dimulainya proyek strategis tersebut dan menilai pembangunan off ramp merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Bogor dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Ini terobosan yang luar biasa berkat komunikasi yang dilakukan Pak Wali Kota ke berbagai pihak sehingga off ramp ini bisa kita kick off hari ini," katanya.

Menurut dia, keberadaan akses baru menuju jalan tol akan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor.

"Mudah-mudahan membantu aksesibilitas warga Bogor Selatan pada khususnya dan warga Kota Bogor pada umumnya. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu akselerator pembangunan di Kota Bogor," ujarnya.

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jalur keluar tol (off ramp) Ciawi Selatan di Lorena Sport Hub, Kota Bogor, Kamis, 9/7/2026. (Antara/DPRD Kota Bogor).

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Trans Jabar Tol (TJT), PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta PT Sinar Mas yang diinisiasi Pemerintah Kota Bogor.

Menurut Dedie, pembangunan off ramp bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya warga Bogor Selatan yang selama ini harus memutar melewati kawasan Pasar Ciawi saat keluar dari jalan tol menuju wilayah tempat tinggalnya.

"Selama ini masyarakat Bogor Selatan saat menuju Jakarta bisa langsung masuk tol. Namun ketika pulang mereka harus memutar melewati Pasar Ciawi yang kerap macet. Masalah yang dialami warga bertahun-tahun ini alhamdulillah mulai menemukan titik terang," katanya.

Proyek tersebut didukung pendanaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Sinar Mas. Jalur yang dibangun memiliki panjang sekitar 600 meter dengan lebar sekitar 3,7 meter, sementara aspek perizinan dan regulasi berada di bawah kewenangan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Pemerintah Kota Bogor memperkirakan keberadaan off ramp baru akan mengurangi kepadatan lalu lintas di Simpang Ciawi karena pengguna jalan tidak lagi harus melintasi kawasan Pasar Ciawi.

Sejumlah wilayah yang diproyeksikan memperoleh manfaat dari akses tersebut antara lain Kelurahan Bojongkerta, Kertamaya, Rancamaya, Muarasari, Cipaku, dan Genteng.

Selain meningkatkan kelancaran lalu lintas, jalur tersebut juga akan berfungsi sebagai jalur alternatif dalam kondisi darurat maupun mitigasi bencana.

Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu tahun sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.



Pewarta: DPRD Kota Bogor/ HUMPROPUB
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026