Sukabumi (ANTARA) - Nusa Putra University (NPU) menjadi tuan rumah konferensi internasional yang mempertemukan peneliti dari 12 negara untuk memperkuat kolaborasi riset dan pengembangan teknologi berkelanjutan.

Conference Chair ICANDIT 2026 Prof Deshinta Arrova Dewi dalam keterangannya di Sukabumi, Rabu, menjelaskan konferensi bertajuk The 2nd International Conference on Advanced Nexus of Data and Information Technology (ICANDIT) 2026 berlangsung pada 7-8 Juli 2026 di Auditorium Nusa Putra University dan Hotel Permata Hijau Sukabumi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh INTI International University, Malaysia, dengan dukungan Nutral sebagai penyelenggara.

Prof Deshinta mengatakan konferensi tersebut menjadi forum bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan mitra industri untuk membangun kolaborasi lintas negara di bidang teknologi dan inovasi.

"Ini merupakan konferensi kedua kami di bawah Faculty of Data Science and Information Technology. Tujuan utama penyelenggaraan ICANDIT adalah membangun kolaborasi dengan para peneliti dari seluruh dunia. Pada ICANDIT 2026 ini kami bekerja sama dengan 12 universitas dari berbagai negara, dan beberapa di antaranya hadir langsung di Nusa Putra University. Kunci utama dari konferensi ini adalah kolaborasi," kata Deshinta.

Baca juga: Nusa Putra University Sukabumi tuan rumah ICANDIT 2026

Ia mengatakan tema Digital Intelligence for Sustainable Development and Societal Impact dipilih untuk mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), keamanan siber (cyber security), sains data, dan teknologi informasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Menurut dia, perkembangan AI perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan keamanan siber agar mampu menjawab tantangan global.

Sementara itu, Pro Vice-Chancellor INTI International University Prof Ts Dr Wong Ling Shing mengatakan penyelenggaraan ICANDIT 2026 di Sukabumi menjadi langkah awal memperluas kerja sama akademik antara kampus di Malaysia dan Indonesia.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menyelenggarakan konferensi internasional pertama kami di Sukabumi bersama Nusa Putra University. Nusa Putra adalah universitas yang luar biasa sekaligus mitra lama kami. Kami berharap konferensi ini dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama di masa depan," katanya.

Menurut Wong, kerja sama tersebut akan dikembangkan melalui program pertukaran mahasiswa, mobilitas dosen dan staf, konferensi internasional, serta kolaborasi penelitian.

Baca juga: Nusa Putra masuk delapan besar kampus Jawa Barat versi THE 2026

Sementara itu, Rektor Nusa Putra University Dr Kurniawan mengatakan penyelenggaraan ICANDIT 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

"Kami berkolaborasi dengan INTI International University dari Malaysia untuk menyelenggarakan konferensi internasional yang akan melahirkan berbagai gagasan dari peserta yang berasal dari 12 negara. Dampaknya tidak hanya bagi pengembangan universitas, tetapi juga bagi Sukabumi, Indonesia, bahkan memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia," kata Kurniawan.

Konferensi tersebut dihadiri peneliti dan akademisi dari Indonesia, Malaysia, India, Filipina, Sri Lanka, Jepang, Uzbekistan, Mesir, dan sejumlah negara lainnya. Selain presentasi hasil penelitian, kegiatan juga diisi diskusi ilmiah dan penjajakan kolaborasi riset serta pendidikan antarperguruan tinggi.

ICANDIT 2026 turut melibatkan sejumlah perguruan tinggi sebagai co-organizer, di antaranya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, University of Innovation Technologies Uzbekistan, Lyceum of the Philippines University-Laguna, Mody University India, serta Nusa Putra University. Selain itu, berbagai perguruan tinggi internasional turut mendukung penyelenggaraan konferensi sebagai sponsor.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026