Depok (ANTARA) - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memanfaatkan lahan terbengkalai menjadi Urban Farming di Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur.
"Kami mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan lahan sekaligus mengenal manfaat konsumsi sayuran segar bagi kesehatan keluarga," kata Ketua Pengmas FKM UI dr. Lhuri D. Rahmartani di Depok, Rabu.
Lahan kosong yang sebelumnya terbengkalai dapat dimanfaatkan menjadi ruang yang lebih hijau, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Program ini berawal dari kondisi lahan milik warga yang sudah lama tidak dimanfaatkan dan dipenuhi semak belukar.
Baca juga: IPMG gandeng FKM UI tempa talenta farmasi berbasis riset
Baca juga: FKM UI gandeng pemuka agama atasi masalah stunting di Depok
Melihat potensi tersebut, sejak tahun 2024 tim pengabdian FKM UI mulai menjalin komunikasi dengan pemilik lahan, pengurus lingkungan, dan Pemerintah Kelurahan Cipayung untuk mencari solusi yang dapat memberikan manfaat bersama.
Upaya tersebut mendapat dukungan melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indonesia Tahun 2024. Sejak saat itu, kawasan tersebut terus dikembangkan menjadi urban farming yang dikelola secara bersama oleh warga dan pemerintah setempat.
Kelurahan Cipayung memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan, sementara petugas PPSU bersama pengurus RT dan warga bergotong royong membuka lahan, menyiapkan bibit, melakukan penanaman, hingga merawat tanaman secara rutin.
Kolaborasi tersebut membuahkan hasil. Berbagai jenis sayuran, seperti kangkung, bayam, dan cabai, mulai ditanam pada awal tahun 2026.
Pada Mei 2026, kawasan tersebut berhasil melakukan panen perdana dengan menghasilkan sekitar 50 ikat kangkung dan bayam. Saat ini, pengembangan terus dilakukan melalui penanaman komoditas lain, seperti jagung dan melon.
Baca juga: FKM UI raih juara dua APRU Global Health Conference 2025 di Malaysia
Menurut dr. Lhuri D. Rahmartani, pemanfaatan lahan kosong melalui urban farming bukan sekadar menghasilkan sayuran, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
"Program ini kami harapkan dapat menjadi ruang belajar bersama bagi warga untuk memanfaatkan lahan yang ada sekaligus membiasakan pola hidup yang lebih sehat melalui konsumsi sayuran hasil budidaya sendiri," ujarnya.
Selain menghasilkan panen, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara warga, pemerintah setempat, dan perguruan tinggi.
Melalui pendampingan yang dilakukan, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengelola lahan secara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ke depan, FKM UI berharap praktik baik ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi ruang yang produktif.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, FKM UI berupaya menghadirkan solusi sederhana yang memberikan manfaat bagi kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.