Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan melelang sekitar 10 proyek strategis yang masuk dalam anggaran 2027 pada akhir tahun ini, untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan.
Rudy di Cibinong, Selasa, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari percepatan pengadaan barang dan jasa agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai setelah anggaran tahun 2027 disahkan.
"Ada sekitar 10 pekerjaan yang akan kita lakukan tender dini pada tahun ini untuk pelaksanaan tahun anggaran 2027," kata Rudy.
Ia menjelaskan sejumlah proyek yang dipersiapkan dalam tender dini tersebut di antaranya pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) dan pembangunan embarkasi haji dan umrah di kawasan Stadion Pakansari.
Baca juga: Bupati Bogor minta KPK dan Kejaksaan kawal pembebasan lahan dua proyek strategis
Menurut Rudy, pembangunan flyover Bomang membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar. Infrastruktur tersebut diproyeksikan meningkatkan konektivitas wilayah Bojonggede hingga kawasan Tegar Beriman.
Selain itu, Pemkab Bogor juga menyiapkan pembangunan embarkasi haji dan umrah berkonsep menyerupai Zamzam Tower di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Kompleks Stadion Pakansari. Bangunan tujuh lantai itu direncanakan menggunakan APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2027 sebesar Rp142 miliar.
Sementara itu, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Arie Fikriansyah mengatakan proses tender dini akan dimulai pada Desember 2026 setelah seluruh persyaratan pengadaan dipenuhi oleh perangkat daerah pengusul.
Menurut dia, setiap paket pekerjaan harus telah dilengkapi dokumen perencanaan, detail engineering design (DED), anggaran, serta permohonan tender sebelum diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Baca juga: Bupati Bogor: Proyek jalan tambang tetap dibangun meski izin belum pasti
"Nanti tender ini dilaksanakan di Desember. Tetapi asal dinasnya sudah ada permohonan tender, ada anggaran yang sudah dimasukkan di anggaran 2027, dan persyaratan tender sudah lengkap," ujar Arie.
Ia menjelaskan pengajuan paket pekerjaan dapat dilakukan pada November atau Desember 2026. Namun, pengumuman tender di LPSE harus dilakukan pada Desember agar tetap masuk kategori tender dini.
Arie menambahkan pemenang tender baru dapat menandatangani kontrak setelah APBD 2027 disahkan. Ketentuan tersebut mengacu pada regulasi pengadaan barang dan jasa yang memperbolehkan proses pemilihan penyedia dilakukan lebih awal, sementara kontrak efektif setelah anggaran ditetapkan.
"Berkontraknya setelah anggaran disahkan," katanya.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.