Bogor (ANTARA) - Dari enam tim yang sudah lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026, belum ada satupun wakil dari benua Amerika.
Tim yang sudah lolos ke babak perempat final saat ini adalah Prancis yang akan melawan wakil Afrika, Maroko.
Kemudian Inggris melawan Norwegia yang akan menjadi pertemuan unik karena hampir sebagian besar teman-teman Erling Halland berlaga di Liga Premier Inggris.
Dua tim lainnya yang sudah lolos ke babak perempat final adalah Spanyol yang akan berhadapan dengan Belgia.
Artinya ada lima tim Eropa yang menjadi wakil di perempat final.
Namun peluang tim benua Amerika masih ada pada dua wakil dari Amerika Latin. Kolumbia melawan Swiss dan Argentina melawan Mesir.
Argentina vs Mesir akan berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB, sedangkan Swiss melawan Kolumbia akan bertanding Rabu (8/7/2026).
Pertarungan terakhir di 16 besar ini benar-benar pertaruhan bagi tim benua Afrika untuk menjaga wajah sepak bola benua itu di Piala Dunia.
Di atas kertas Argentina lebih diunggulkan untuk lolos, namun di sisi lain Mesir dengan Mohammad Salah-nya sedang dalam kondisi on fire.
Bahkan tak menutup kemungkinan bakal ada kejutan di akhir putaran 16 besar ini. Mesir akan bertanding dengan beban lebih ringan ketimbang Messi dengan Argentinanya.
Drama terakhir di 32 besar, betapa Argentina begitu kesulitan mengalahkan Tanjung Verde, meski ketajaman Messi tetap terangkat dengan satu gol pembukanya.
Akankah perempat final tanpa wakil Amerika?
Sulit dijawab, namun tidak menutup kemungkinan bila kejutan terjadi, terutama di duel Mesir melawan Argentina.
Mungkin sulit untuk mengalahkan Argentina di pertandingan Piala Dunia 2026 ini, namun Mohammad Salah merupakan salah satu nama jaminan di kubu Mesir.
Bila dalam laga pada 16 besar sebelumnya tidak ada adu penalti, tidak menutup kemungkinan akan terjadi di duel Swiss melawan Kolumbia atau Mesir melawan Argentina.
Swiss dan Kolumbia memiliki kelas yang sama, kemungkinan akan berlangsung seru. Namun Kolumbia memiliki karakter permainan lebih keras yang diprediksi akan mempengaruhi pertemuan kedua nanti.
Di sisi lain Swiss, memiliki karakter permainan cepat dan stylis khas Eropa. Peragaan permainan keras sempat muncur di laga Prancis mwlawan Paraguay di babak 16 besar.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.