Bogor (ANTARA) - Sosok pemain Septian David Maulana bukan pemain baru di ajang sepak bola tanah air.
Ia lahir sebagai pemain bola ditempa SSB Bhaladika, dan pada 2012 ia menjadi bagian dari tim SAD Devortivo Indonesia yakni talenta muda Indonesia yang belajar berkompetisi di Uruguay.
Kemudian pemain kelahiran Semarang, 2 September 1996 tersebut mengawali karier profesionalnya di klub Mitra Kukar pada 2015 dan bermain selama empat tahun bersama tim asal Kalimantan Timur tersebut.
Selanjutnya ia memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya dan bergabung bersama PSIS Semarang pada 2019 dan membela Mahesa Jenar selama kurang lima musim.
Selama berseragam PSIS Semarang, ia tampil sebanyak 139 pertandingan di berbagai ajang dan mencetak 20 gol dan 17 assist dari total 10.475 menit bermain.
Pada musim kompetisi 2025/2026, Septian David memutuskan untuk pindah ke klub Malut United dan tampil sebanyak 13 pertandingan di ajang BRI Super League dan menyumbangkan dua gol serta satu assist dari total 322 menit bermain.
Selain itu, Septian yang berposisi gelandang juga pernah membela Timnas Indonesia pada kelompok umur U19 dan U23, lalu menembus level senior dengan mencatatkan debut pada 2016 silam.
Meski sudah dipastikan berseragam Garudayaksa, belum ada informasi resmi mengenai durasi kontrak yang didapatkan Septian David bersama klub promosi tersebut.
Garudayaksa FC sendiri merupakan tim promosi yang juga Juara Liga 2 2025-2026.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.