Jakarta (ANTARA) - Perusahaan produsen makanan dan minuman global, Danone, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang di Indonesia melalui integrasi teknologi digital dan penguatan praktik keberlanjutan di sektor lingkungan.

Langkah strategis ini diambil guna merespons dinamika pasar Indonesia yang kini menempati posisi sebagai pasar terbesar kelima bagi Danone di tingkat global.

President Asia Pacific Zone Danone Global, Bruno Chevot di Jakarta, Senin, menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat krusial dengan potensi pertumbuhan yang dinamis.

Di tengah adopsi teknologi yang masif, perusahaan berfokus penuh pada pengelolaan transisi sumber daya manusia agar berdampak positif bagi masyarakat dan kelangsungan bisnis.

Menurutnya, aspek kemajuan sosial diwujudkan melalui investasi besar pada pengembangan kompetensi karyawan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan industri yang terus berubah.

Selain pengembangan sumber daya manusia, Danone juga memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk merevolusi lini produksinya.

Danone Chief Operation Officer, Vikram Agarwal, menjelaskan bahwa industri manufaktur saat ini tengah mengalami peralihan besar dari pekerja mekanis konvensional menjadi insinyur digital (digital engineer).

Melalui optimalisasi teknologi digital, para operator di pabrik kini dilatih untuk memantau performa mesin secara mutakhir guna meningkatkan efisiensi kerja.

Vikram Agarwal menambahkan bahwa penerapan kecerdasan buatan paling cepat dan berdampak besar terjadi pada sektor perencanaan serta logistik (planning and logistics).

Sistem digital ini mampu memetakan rantai pasok yang kompleks dari hulu ke hilir, bahkan memproyeksikan fluktuasi biaya komoditas bahan baku di pasar global secara presisi demi menjaga efisiensi operasional.

Inovasi digital tersebut juga dibawa langsung untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya dalam memerangi masalah kekurangan zat besi atau anemia pada anak.

Vikram mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bersiap meluncurkan inisiatif pemindaian kondisi zat besi pada bayi dan ibu hanya dengan memindai iris mata menggunakan telepon pintar (smartphone).

Program deteksi dini ini dikombinasikan dengan penyediaan produk bernutrisi khusus yang dirancang berbasis sains guna mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat.

Menanggapi regulasi lingkungan terkait tanggung jawab produsen yang diperluas (extended producer responsibility/EPR) dan pengurangan sampah plastik di Indonesia, Danone menekankan bahwa standar kualitas global yang mereka terapkan sering kali lebih ketat daripada regulasi lokal.

Saat ini, sekitar 70% dari total bisnis produk air mineral Danone di Indonesia telah menerapkan sistem sirkular melalui penggunaan galon guna ulang (returnable jugs).

Meskipun investasi pada ekosistem hijau seperti pengurangan bobot kemasan (lightweighting) dan pemakaian plastik daur ulang (recycled PET/rPET) membutuhkan biaya operasional tambahan yang tidak murah, Danone tetap berkomitmen mempertahankan strategi ini.

Langkah penjemputan dan pengelolaan kembali kemasannya dipercaya sebagai kunci kekuatan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan demi menjaga kemurnian sumber daya alam Indonesia, ucap Vikram.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026