Subang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, memastikan ketersediaan pangan untuk daerah di sekitar Subang dalam kondisi aman hingga beberapa bulan ke depan di saat ancaman kemarau berlangsung.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Dewi Lestari, dalam keterangannya di Subang, Senin menyampaikan saat ini cadangan pangan atau cadangan beras pemerintah daerah masih tersedia sebanyak 78 ton.
"Cadangan beras pemerintah daerah ini merupakan sisa cadangan tahun 2025 yang kini tersimpan di gudang Bulog," katanya.
Ia menyebutkan, stok cadangan beras itu cukup stabil, dan diperkirakan aman hingga akhir tahun ini.
Baca juga: Membangun kawasan industri serta menjaga lumbung pangan di Subang
Baca juga: Pemkab Subang libatkan puluhan UMKM dalam kegiatan bazar Ramadhan
Baca juga: Pemkab Subang gelar operasi pasar untuk stabilisasi harga beras
Pemkab Karawang memastikan cadangan pangan yang disimpan di gudang Bulog dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, sebagai upaya penguatan cadangan beras di tingkat masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Subang mendorong optimalisasi lumbung pangan.
Menurut dia, dari 245 desa/kelurahan di wilayah Subang, sekitar 50 desa telah memiliki lumbung pangan aktif.
Ke depan, pemerintah akan terus melakukan intervensi agar keberadaan lumbung pangan semakin merata dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Sementara untuk menjaga keterjangkauan harga pangan, kata dia, pihaknya juga akan melaksanakan program Gerakan Pangan Murah. Program itu dapat memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
Ia mengakui musim kemarau menjadi tantangan tersendiri untuk menjaga cadangan pangan di wilayah Subang. Sebab saat ini sudah ada sejumlah daerah di wilayah Subang yang dilanda kekeringan.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.