Ciamis (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengerahkan tim bersama petugas dari instansi lainnya untuk mengatasi kebakaran lahan di kawasan Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, agar tidak menjalar ke pemukiman rumah warga.

"Dari tim lapangan kondisi saat ini api sudah mulai padam dan sedang dilakukan pendinginan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Sabtu.

Ia menuturkan kobaran api dilaporkan masyarakat terjadi di lahan Blok Guha, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, pada Jumat (3/7) petang, kemudian tim gabungan bergerak ke lokasi kebakaran untuk berupaya memadamkannya.

Petugas melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air ke titik kobaran api, kemudian menggunakan alat berat untuk menutup api dengan tanah agar tidak ada udara yang akhirnya padam.

Baca juga: BBKSDA Jabar tutup jalur pendakian Gunung Guntur akibat kebakaran hutan
Baca juga: BPBD sedang tangani kebakaran di TPA sampah Jalupang Karawang
Baca juga: BMKG deteksi tujuh titik panas di Jabar

"Proses smothering menutup titik api agar udara atau oksigen terputus," katanya.

Ia menyampaikan kobaran api yang membakar lahan itu diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang ke area tumpukan sampah, kemudian membakar sampah lalu menyebar ke area lahan.

"Mengakibatkan sampah terbakar, lalu menyebar ke area lahan yang kondisinya kering yang terdapat juga tumpukan sampah," katanya.

Ia menyampaikan upaya tim gabungan itu berhasil mencegah kobaran api lebih luas, sehingga tidak menjalar luas ke pemukiman rumah penduduk.

Kejadian itu, kata dia, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya membakar tanaman dan sampah dengan luas lahan yang terbakar sekitar 25x15 meter.

Ani mengimbau masyarakat untuk selalu waspada bahaya kebakaran lahan saat musim kemarau dengan tidak sembarangan menyalakan api, terutama di area rawan kebakaran seperti sampah dan tanaman kering.



Pewarta: Feri Purnama
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026