Depok (ANTARA) - Doktor Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik (DTSL FTUI), Andi Muhammad Ifrad berhasil mengembangkan formula campuran aspal termodifikasi untuk memperkuat infrastruktur jalan  menggunakan material lokal aspal alam dari Pulau Buton dan limbah oli bekas.

"Lewat penelitian ini, saya ingin menunjukkan bahwa aspal alam Pulau Buton memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai material unggulan nasional," kata Andi Muhammad Ifrad di Kampua UI Depok, Kamis.

Inovasi ini menjanjikan infrastruktur jalan yang lebih tahan lama, adaptif terhadap iklim tropis, sekaligus ramah lingkungan.
 

Ia mengatakan inovasi ini tidak hanya mampu meningkatkan performa perkerasan jalan sehingga lebih tahan lama dan menekan biaya pemeliharaan, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penerapan ekonomi sirkular dengan mendaur ulang limbah oli bekas.


Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, mengatakan penelitian ini merupakan contoh nyata bagaimana sumber daya lokal Indonesia diolah menjadi solusi rekayasa yang inovatif dan berkelanjutan.

FTUI terus mendorong riset-riset yang tidak hanya memberikan kontribusi ilmiah, tetapi juga berdampak langsung bagi kemandirian industri konstruksi, penguatan daya saing bangsa, serta pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan berkelanjutan.


Indonesia sendiri memiliki cadangan aspal alam terbesar di dunia yang tersedia di Pulau Buton, hanya saja sumber daya ini belum teroptimalkan dengan baik.

Dalam sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung Andi mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Response Surface Methodology dalam Pemodelan Karakteristik Reologi Aspal Alam Pulau Buton Termodifikasi Berdasarkan Tinjauan Rutting dan Modulus Resilien.”

Atas riset tersebut, Andi berhasil meraih gelar Doktor dengan raihan IPK 4,00 dan predikat Summa Cum Laude.

Capaian ini juga mengantarkan Andi menjadi Doktor ke-92 di DTSL, dan Doktor ke-661 di FTUI.
Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini, yang dipandang sebagai kontribusi konkret riset keteknikan UI terhadap pembangunan infrastruktur nasional.

Riset Andi menjawab tantangan ini dengan menawarkan pendekatan ilmiah untuk mengoptimalkan potensi lokal, guna mengurangi ketergantungan terhadap material aspal impor.

Inti dari inovasi ini adalah penggabungan aspal Buton dengan aditif elastomerik dan limbah oli bekas. Penambahan limbah oli bekas dan aditif ini berfungsi meningkatkan fleksibilitas, stabilitas, serta ketahanan aspal terhadap deformasi.

Hasilnya adalah model kinerja campuran beraspal yang lebih unggul dalam menahan beban lalu lintas berat dan adaptif terhadap kondisi suhu tinggi khas iklim tropis Indonesia.

Originalitas metodologi juga dihadirkan dalam riset ini, di mana Andi mengintegrasikan pengujian laboratorium dengan simulasi komputer berbasis Finite Element Method (FEM).

Pendekatan terpadu ini memungkinkan prediksi kinerja jangka panjang campuran aspal terhadap beban berulang dilakukan dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga dapat mendukung proses perencanaan dan pemeliharaan jalan yang lebih efektif.



Pewarta: Feru Lantara
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026