Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan pembangunan jalan layang (flyover) baru di sejumlah titik untuk mengurai kemacetan di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo telah menyampaikan laporan agar dibahas dalam rapat terkait pembangunan flyover baru.

"Yang berkaitan dengan flyover yang belum dibangun, yang menjadi prioritas memang ada. Tadi Pak Kepala Dinas Bina Marga sudah melaporkan kepada saya, saya minta untuk secara resmi dilaporkan di rapat, nanti kami akan segera putuskan mana yang memang sudah menjadi kebutuhan," kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis.

Pramono menyebut sejumlah lokasi yang masuk daftar prioritas pembangunan flyover di antaranya kawasan Jalan Pejompongan, Universitas Pancasila dan Bintaro.

Baca juga: Bina Marga DKI Jakarta siap bangun dua jalan layang pada tahun ini

Kendati demikian, Pramono mengatakan Flyover Latumeten menjadi proyek yang paling diprioritaskan karena termasuk salah satu titik kemacetan terparah di Jakarta.

Adapun saat ini pembangunan flyover atau Jalan Layang Latumeten, Jakarta Barat, sudah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.

Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan flyover tersebut sebesar Rp259 miliar.

Menurut Pramono, Flyover Latumeten merupakan salah satu infrastruktur yang dinantikan karena sering terjadi kemacetan di kawasan itu sebelum dibangunnya jalan layang.

Ketika mendapatkan usulan tentang Flyover Latumeten, ia langsung memutuskan agar pembangunan itu menjadi prioritas utama untuk mengurai kemacetan di daerah Grogol, Pluit, Slipi dan sekitarnya.

Ia berharap dengan adanya flyover tersebut, kemacetan di kawasan itu dapat segera teratasi.



Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026