Bogor (ANTARA) - Pertandingan Swiss melawan Aljazair pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan berlangsung seru dengan squad tim masing-masing memiliki pengalaman internasional di liga Eropa.
Swiss lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup B, dan belum kalah, meski satu grup dengan tuan rumah Piala Dunia 2026, Kanada.
Sedangkan Aljazair mendapat tiket ke 32 besar sebagai salah satu dari enam tim peringkat ketiga terbaik.
Aljazair berada di grup J bersama juara bertahan Argentina, Austria dan Yordania. Satu-satunya kekalahan diderita dari Argentina 0-3.
Namun aura 32 besar berbeda, fase grup memberi peluang bagi tim yang lolos untuk melaju.
Baik Swiss maupun Aljazair hampir sebagian besar timnya diisi pemain yang malang melintang di kompetisi kasta tinggi di Jerman dan Prancis.
Bahkan beberapa dari mereka satu klub atau saling bertarung dalam kompetisi masing-masing.
Sebut saja kiper Swiss Gregor Kobel adalah andalan Borusia Dortmund,Breel Embolo di AS Monaco, Xhaka di Bayer Liverkusen dan juga bek Manuel Akanji di Manchester City.
Atau di kubu Aljazair ada nama Luca Zidane di FC Granada, Ramy Besebaini klub Borussia Dortmund, Allisa Mandi di Lille, Baoudoeui di Nice, Gouiri di Marseille, Amoura di Wolfsburg dan Zerrouki di Feyenoord. Mereka diracik pelatih Vladimir Petkovic yang malang melintang di liga-liga Eropa saat sebagai pemain.
Meski di atas kertas Swiss lebih diunggulkan, namun dalam beberapa laga tim Afrika memberi perlawanan ketat.
Sukses Maroko menembus babak 16 besar dengan mengalahkan raksasa Eropa, Belanda, menjadi inspirasi bagi Aljazair untuk bisa menembus babak 16 besar.
Materi pemain dengan pengalaman bertanding di Eropa, jelas merupakan harapan Aljazair untuk bangkit di fase grup babak 32 besar.
Prakiraan susunan pemain
Kobel (kiper), Zakaria, Akanji, Elvedi, Aesbiche,, Freuler, Xhaxa, Rodriguez, Ndoye, Vargas, Embolo
Aljazair
Zidane (kiper), Belghali, Mandi, Bensebaini, Nouri, Baoudoui, Zerouki, Maza, Mahrez, Gouiri, Chalibi.
Pewarta: Pewarta BPJEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.