Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, andalkan 190 penyuluh pertanian swadaya bersertifikat untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian dan meningkatkan daya saing hasil pertanian di daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat membuka Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Cibinong, Selasa, mengatakan penyuluh pertanian menjadi ujung tombak dalam mendampingi petani menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, regenerasi petani, perkembangan teknologi hingga dinamika pasar.
"Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal. Penyuluh pertanian memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, dan daya saing di pasar," kata Ajat.
Menurut Ajat, Kabupaten Bogor memiliki modal besar untuk mengembangkan sektor pertanian karena memiliki luas wilayah sekitar 3.000 kilometer persegi, jumlah penduduk terbesar di Indonesia, serta posisi strategis sebagai daerah penyangga Jabodetabek.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi antara penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha guna mendorong pertanian yang lebih modern dan berdaya saing.
Salah satu upaya yang disiapkan yakni penyelenggaraan expo pertanian, festival pertanian, dan temu bisnis yang mempertemukan petani dengan pasar, hotel, pelaku usaha, serta investor agar hasil pertanian memiliki akses pasar lebih luas.
Selain memperluas pemasaran, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menilai regenerasi penyuluh pertanian perlu terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan sektor pertanian.
Saat ini Kabupaten Bogor memiliki 190 penyuluh pertanian swadaya yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi. Para penyuluh tersebut juga telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional melalui pendampingan kepada petani dan pengembangan inovasi pertanian.
Ajat menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap peran penyuluh pertanian terus diperkuat sehingga mampu mendukung terwujudnya sektor pertanian yang modern, produktif, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.