Jakarta (ANTARA) - Universitas Terbuka (UT) melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mendorong implementasi sekolah antiperundungan (anti-bullying) dan ramah anak di Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ajakan tersebut didiseminasikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Hasil PKM Program EQUITY yang menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi kepemudaan, pendidik PAUD, yayasan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, serta ramah anak.
Ketua Tim PKM FKIP UT Dony Darma Sagita dalam keterangan di Jakarta, Selasa, menjelaskan berbagai kegiatan telah dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengembangan pojok baca di sekolah-sekolah di Desa Tegal, parenting positif, pendampingan penulisan rencana program pembelajaran harian (RPPH) bagi guru PAUD, pendalaman Kurikulum Merdeka Belajar, hingga kegiatan edukatif lain yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak dan keluarga.
Baca juga: Raih penghargaan di Tokyo, Lulusan Universitas Terbuka mendunia
Baca juga: IKA UT dengan wajah baru: transformatif, kolaboratif, dan berdampak nyata
"Desa Tegal telah menjadi mitra strategis Universitas Terbuka dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis masyarakat. Selama tiga tahun terakhir, berbagai program telah berjalan dengan baik dan mendapat dukungan kuat dari pemerintah desa, sekolah, guru, orang tua, serta masyarakat," katanya.
Dony menilai Program PKM di Desa Tegal tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan sekolah, keluarga, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan organisasi lokal.
Sementara Sekretaris Desa Tegal, Jayadi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan PKM UT selama tiga tahun terakhir. Menurut dia, berbagai program yang telah dilakukan Universitas Terbuka memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tegal.
"Atas nama Pemerintah Desa Tegal, kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Terbuka dan LPPM UT. Kegiatan PKM UT sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Tegal. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut pada masa yang akan datang," ujar Jayadi.
Baca juga: Mahasiswa UT Jakarta raih juara 1 di JIYIS 2025, Jepang
Diketahui, Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition) adalah inisiatif strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Program ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2021, tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan dalam rangka memperkuat pendidikan tinggi.
Program ini ditujukan untuk mengakselerasi transformasi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menjadi World Class University (WCU) dan meningkatkan reputasi global melalui riset serta publikasi.
Pewarta: Sean Filo MuhamadUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.