Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) untuk melakukan sosialisasi massif digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan, legalitas usaha, dan akses permodalan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana di Cibinong, Senin, mengatakan sinergi tersebut menjadi strategi memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus mendorong pelaku UMKM agar naik kelas.
"Berdasarkan data tunggal Kementerian UMKM, saat ini tercatat ada 444.212 pelaku UMKM di Kabupaten Bogor. Pelaku UMKM adalah pilar penyangga yang paling kokoh bagi ekonomi daerah kita. Melalui kecukupan modal kerja dan pendampingan yang tepat, kita ingin mereka semua naik kelas," kata Iman Wahyu.
Menurut Iman, DiskopUKM menggandeng pengurus Pokja II TP-PKK di seluruh kecamatan untuk memperluas pembinaan UMKM hingga tingkat akar rumput.
"Untuk itu, kami sinergi dengan penggerak PKK untuk merangkul dan bersinergi dengan UMKM yang ada di wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro dan Akses Permodalan 2026 bertema Optimalisasi Visibilitas Usaha dan Strategi Komunikasi Digital yang digelar di Aula Bank BJB Cibinong.
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto mengatakan pihaknya siap mendukung target pengembangan UMKM melalui jaringan PKK dengan pembinaan yang berkelanjutan.
"Tugas kita bersama adalah merangkul para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor agar masuk ke dalam binaan PKK dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor," katanya.
Ia menjelaskan pembinaan tidak hanya berupa pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, dan tata kelola keuangan, tetapi juga pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi.
Selain itu, program TP-PKK akan disinergikan dengan pembentukan maupun penguatan koperasi di tingkat desa guna memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro melalui dukungan perbankan.
Eva mengajak pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar produknya.
"Modal usaha sekarang sudah difasilitasi lewat kerja sama perbankan. Sekarang tinggal giliran kita, asah kreativitas, jangan takut pegang HP untuk jualan, dan mari kita bawa UMKM, UP2K Kabupaten Bogor naik kelas ke dunia digital," katanya.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.