Putin: Infrastruktur rusak aki (ANTARA) - Infrastruktur Rusia yang rusak akibat serangan militer Ukraina sedang dipulihkan dengan cepat, kata Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Masalah yang timbul tidak bersifat kritis. Semua berfungsi secara stabil dan memiliki cadangan kapasitas yang besar," kata Putin dalam wawancara dengan Vesti, seperti dikutip RIA Novosti, Senin (29/6).

Ia juga mengatakan serangan yang menurutnya merupakan aksi teror Ukraina tidak memengaruhi situasi di garis depan.

"Semua serangan teroris ini tidak berdampak pada situasi di garis depan. Ini fundamental. Semua serangan, di mana pun mereka menghantam infrastruktur kami, sama sekali tidak memengaruhi situasi di garis depan maupun di garis kontak," katanya.

Menurut Putin, Ukraina berupaya memaksa Rusia menghentikan ofensifnya dengan menyerang infrastruktur sipil.

"Secara umum, serangan terhadap infrastruktur sipil kami dilakukan bukan hanya untuk menimbulkan kerugian bagi kami, meskipun saya pikir itu penting bagi musuh, tetapi juga untuk mendukung kampanye informasi sebagai bagian dari konfrontasi dengan Rusia," ujarnya.

Putin mengatakan kampanye tersebut bertujuan menumbuhkan keraguan di kalangan masyarakat Rusia, memecah belah persatuan nasional, serta memaksa Rusia menghentikan sementara serangannya di garis kontak agar tercipta kondisi yang menguntungkan bagi dimulainya proses perundingan.

"Kami tak akan memberi mereka kesempatan seperti itu," kata Putin.

Sumber: Sputnik


Baca juga: Rusia hadang 172 drone Ukraina semalam, puluhan terdeteksi di Moskow

Baca juga: Rusia dan Ukraina umumkan gencatan senjata pekan ini di hari berbeda



Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026