Karawang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyiapkan lahan seluas 7,10 hektare untuk mendukung program penanganan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) atau waste to energy yang digulirkan Kemendagri.

"Hari ini saya mengikuti rapat koordinasi Persiapan Penetapan Calon Lokasi Program Pengelolaan Sampah di kantor Kementerian Dalam Negeri, untuk memaparkan kesiapan Karawang dalam penanganan persampahan," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh, dalam keterangannya di Karawang, Jumat.

Ia menyampaikan mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyiapkan lahan seluas 7,10 hektare di kawasan tempat pembuangan/pemrosesan akhir sampah Jalupang.

Lahan yang disiapkan itu terdiri atas 4,90 hektare lahan yang telah dibebaskan dan 2,20 hektare yang rencananya akan dibebaskan pada tahun 2027.

Baca juga: Unicharm ajak masyarakat pilah sampah dari sumber di Karawang
Baca juga: DLH Karawang gandeng Indocement olah sampah menjadi RDF

Dalam penanganan sampah, saat ini Pemkab Karawang telah memiliki 30 unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang berfungsi sebagai sarana pengurangan dan pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Selain itu, ada juga tiga unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) RDF, yakni TPST Mekarjati, TPST Jayakerta dan TPST Cirejag. Ketiga TPST ini menjadi bagian dari upaya pengembangan sistem pengelolaan sampah menuju ekonomi sirkular.

Bupati menyampaikan, dengan didukung infrastruktur, lahan, dan sumber daya yang memadai, Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Baca juga: Bupati sebut penanganan sampah di Karawang baru jangkau 17 kecamatan

Seiring dengan hal tersebut, bupati mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan dengan menjaga alam dan membiasakan diri tidak membuang sampah sembarangan.

"Karawang yang maju bukan hanya dibangun oleh infrastruktur, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang sadar, peduli, dan siap berkolaborasi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," katanya.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026