Tokyo (ANTARA) - Sebuah gempa dengan perkiraan magnitudo awal 6,9 mengguncang timur laut Jepang pada Kamis pagi waktu setempat, tetapi peringatan tsunami tidak dikeluarkan oleh otoritas setempat.

Menurut Dinas Meteorologi Jepang (JMA), gempa yang terjadi pukul 7:30 waktu setempat tersebut (05:30 WIB) terjadi di pesisir Prefektur Iwate di Samudera Pasifik dengan episentrumnya berkedalaman 50 kilometer.

Berdasarkan skala intensitas gempa Jepang dengan nilai maksimum 7, gempa tersebut dirasakan dengan skala 6 ke atas di Hashikami dan 6 ke bawah di Hachinohe -- kedua wilayah tersebut terletak di Prefektur Aomori.

Baca juga: Gempa kuat bermagnitudo 5.1 gucang Prefektur Nagano, Jepang
Baca juga: Serangkaian gempa bumi kuat guncang Jepang bagian barat
Baca juga: Gempa magnitudo 6,7 di Pesisir Timur Hokkaido tak berpotensi tsunami ke Indonesia

Gempa dengan skala 6 ke atas berarti selama gempa, orang-orang tidak akan bisa berdiri atau bergerak kecuali dengan merangkak, sebagian besar mebel yang tak ditambatkan akan bergerak, dan barang-barang akan jatuh.

Sementara, gempa dirasakan dengan skala 5 di Prefektur Aomori serta di Morioka dan bagian lain dari Prefektur Iwate. Gempa juga terasa di prefektur Miyagi, Hokkaido, Akita, Yamagata, dan Fukushima, serta Tokyo dan prefektur sekitarnya.

Layanan kereta cepat Shinkansen Tohoku juga berhenti di antar stasiun Sendai dan Shin-Aomori setelah gempa, menurut pernyataan JR East.

Sumber: Kyodo

 



Pewarta: Nabil Ihsan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026