Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) untuk memperkuat pembinaan terhadap 444.212 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah itu.
Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu, mengatakan jaringan PKK hingga tingkat wilayah dioptimalkan untuk menjangkau dan mendampingi pelaku UMKM di Kabupaten Bogor.
Langkah tersebut salah satunya dilakukan melalui sinergi antara TP-PKK Kabupaten Bogor dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor dalam kegiatan Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro dan Akses Permodalan 2026 bertema "Optimalisasi Visibilitas Usaha dan Strategi Komunikasi Digital" di Cibinong, pada Selasa (23/6).
"Tugas kita bersama adalah merangkul para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor agar masuk ke dalam binaan PKK dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor," katanya.
Baca juga: Pemkab Bogor fasilitasi pelaku UMKM masuk jaringan ritel Siliwangi
Baca juga: Bupati Bogor membuka Kabogorfest, tampilkan ratusan produk UMKM
Ia menjelaskan kerja sama antara PKK dan Diskop UKM akan difokuskan pada pembinaan usaha, mulai dari pelatihan manajemen, perbaikan kemasan produk, hingga tata kelola keuangan yang lebih baik.
Selain itu, PKK akan membantu pelaku usaha, khususnya ibu rumah tangga, untuk mengurus legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi yang diperlukan.
"Melalui jalur sinergi ini, PKK bersama dinas terkait akan membantu memfasilitasi dan mengedukasi ibu rumah tangga pelaku usaha untuk mengurus perizinan dasar seperti NIB dan sertifikasi yang diperlukan," ujarnya.
Dia mengatakan program pembinaan tersebut juga akan diintegrasikan dengan penguatan koperasi di tingkat desa guna memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro yang didukung fasilitas perbankan dari Bank BJB.
Baca juga: Pemkab Bogor pusatkan HJB ke-544 untuk dorong ekonomi UMKM
Ia meminta peserta memanfaatkan pelatihan digitalisasi dan akses permodalan tersebut agar mampu meningkatkan daya saing usaha dan kesejahteraan keluarga.
"Modal usaha sekarang sudah difasilitasi lewat kerja sama perbankan. Sekarang tinggal giliran kita, asah kreativitas, jangan takut pegang HP untuk jualan, dan mari kita bawa UMKM, UP2K Kabupaten Bogor naik kelas ke dunia digital," katanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana mengatakan penguatan kolaborasi dengan PKK menjadi strategi untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus mendorong pelaku usaha lokal naik kelas.
Berdasarkan data tunggal Kementerian UMKM, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Bogor mencapai 444.212 unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah.
Untuk menjangkau pelaku usaha tersebut, pemerintah daerah menggandeng pengurus Pokja II TP-PKK dari seluruh kecamatan sebagai penggerak pembinaan di tingkat akar rumput.
"Untuk itu, kami sinergi dengan penggerak PKK untuk merangkul dan bersinergi dengan UMKM yang ada di wilayahnya masing-masing," kata Iman.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.