Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 60 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, turut memeriahkan kegiatan bazar dalam rangka menyambut HUT Ke-80 Bhayangkara di halaman Museum Gedung Juang 45, Tambun Selatan, Rabu.
Kegiatan yang dikolaborasikan dengan festival band pelajar tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Metro Bekasi dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Hasan Basri mengatakan keterlibatan puluhan UMKM dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penghasilan para pelaku usaha sekaligus memperluas promosi produk lokal kepada masyarakat.
"Ada 60 stan UMKM yang berasal dari 12 kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Kami bersyukur kegiatan ini berlangsung meriah dan mudah-mudahan dapat meningkatkan taraf perekonomian para pelaku UMKM," katanya.
Dia menjelaskan kegiatan ini menampilkan beragam produk unggulan mulai dari kuliner, kerajinan tangan hingga produk fesyen hasil karya pelaku usaha lokal. Panitia juga menggelar penilaian stan UMKM dengan kategori penataan dan dekorasi terbaik yang akan mendapatkan penghargaan.
"Kami berharap masyarakat dapat datang, melihat, mengunjungi dan membeli produk-produk UMKM yang dipamerkan. Semakin banyak pengunjung, semakin besar peluang pelaku UMKM untuk berkembang," katanya.
Hasan memastikan pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha agar mampu naik kelas melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan usaha sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.
"Kami secara berkala mengadakan pelatihan dan berkolaborasi dengan para pelaku usaha. Harapannya UMKM Kabupaten Bekasi semakin dikenal masyarakat, kualitas produknya meningkat dan mampu bersaing dengan produk lain," ujarnya.
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni mengatakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya difokuskan pada pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif dan pembinaan generasi muda.
Menurut dia, festival band pelajar digelar sebagai wadah positif bagi para remaja untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka. Sebanyak 23 grup band pelajar mengikuti kompetisi tersebut.
"Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda agar memiliki kegiatan yang positif. Festival band ini menjadi wadah kreativitas sekaligus bagian dari upaya mencegah mereka terlibat dalam aktivitas negatif," katanya.
Sumarni turut mengajak segenap masyarakat Kabupaten Bekasi untuk mendukung produk lokal dengan membeli hasil karya para pelaku UMKM yang saat ini mengikuti bazar.
"Mari kita dukung UMKM lokal. Kalau bukan kita yang membeli produk mereka, siapa lagi. Kehadiran masyarakat di sini diharapkan bisa membantu meningkatkan penjualan para pelaku UMKM," ujarnya.
Melalui kegiatan festival band pelajar dan bazar UMKM, Polres Metro Bekasi berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, pelajar dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan ruang kreatif yang produktif bagi generasi muda.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.