Jakarta (ANTARA) - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bekasi mendorong pembentukan generasi berkarakter melalui Festival Generasi Pena Ilmu (FGPI) yang diikuti sekitar 600 anak di Kompleks Puri Idaman, Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ketua LDII Kota Bekasi Ari Wijanarko di Bekasi, Rabu, mengatakan pembinaan generasi penerus perlu dilakukan secara berkelanjutan karena anak-anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini.
"Anak-anak kita merupakan aset besar yang akan melanjutkan perjuangan bangsa ini. Karena itu, mereka perlu dibina agar memiliki 29 karakter luhur sebagai bekal dalam kehidupan," katanya.
Festival yang digelar Yayasan Pena Ilmu pada 20-21 Juni 2026 itu menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain festival dai, azan, bercerita kisah nabi, pencak silat, fotografi, videografi, mewarnai, dan menggambar.
Menurut Ari, pembinaan karakter tidak hanya ditujukan untuk membentuk generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemandirian, dan kepedulian sosial.
Pelaksana Tugas Asisten Daerah II Kota Bekasi Agus Arfa Senjaya mengapresiasi pelaksanaan FGPI sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda.
"Pemerintah sangat mendukung kegiatan seperti ini. FGPI menjadi salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam membina generasi penerus di Kota Bekasi," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan oleh LDII Kota Bekasi maupun elemen masyarakat lainnya guna memperkuat pendidikan karakter anak dan remaja.
Ketua Yayasan Pena Ilmu Ericko Chandra Utama menjelaskan FGPI merupakan bentuk apresiasi terhadap proses pembinaan sekolah karakter yang selama ini dijalankan yayasan tersebut.
"Kami berharap generasi penerus ini menjadi generasi yang sukses, berakhlak mulia, berilmu, dan mandiri," ujarnya.
Saat ini Yayasan Pena Ilmu membina 51 sekolah karakter yang tersebar di Kota Bekasi hingga Jakarta Timur melalui kegiatan kelas, pembiasaan karakter, dan program kemandirian yang disesuaikan dengan usia peserta didik.
Ericko menambahkan program tersebut bertujuan menyiapkan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, dan kemandirian sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.