Jakarta (ANTARA) - Platform investasi digital BMoney sukses mencatatkan total dana kelolaan atau asset under management (AUM) melampaui angka Rp6 triliun pada momen peringatan lima tahun perjalanannya di industri teknologi investasi (investech) tanah air.

Platform yang lahir dari ekosistem Bukalapak ini kini telah merangkul lebih dari 1 juta investor ritel di seluruh Indonesia sejak resmi meluncur pada 2021 silam.

Chief Executive Officer (CEO) BMoney, Angganata Sebastian dalam keterangannya, Selasa, menekankan bahwa rencana strategis ke depan akan menjadikan segmen ritel dan HNWI sebagai fokus utama perusahaan, alih-alih menjadikan keduanya sebagai segmen yang saling berkompetisi. Integrasi kedua aspek ini dinilai menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

"Sektor ritel menghadirkan skala (scale), keterlibatan (engagement), dan prospek bisnis di masa depan, sedangkan sektor HNWI menghadirkan kepercayaan, kredibilitas, dan monetisasi. Kedua segmen tersebut merupakan satu entitas utuh yang saling terhubung dan sudah selayaknya saling menguatkan satu sama lain di dalam ekosistem BMoney," ujar Angganata.

Pertumbuhan performa bisnis yang solid ini berhasil membawa BMoney membukukan model bisnis yang berkelanjutan. Selain kuat di sektor ritel, perusahaan juga sukses mencatatkan status menghasilkan keuntungan (profitable) pada laporan keuangan setahun penuh (full year) 2025 serta mengonsolidasikan diri dalam segmen individu dengan kekayaan bersih tinggi (high-net-worth individual/HNWI) melalui lini BMoney Privilege.

Sebagai bagian dari strategi diferensiasi, BMoney menjadi perusahaan teknologi finansial (fintech) pertama yang mengadopsi layanan premium ala perbankan prioritas (priority banking) ke dalam ekosistem digital. Melalui program poin loyalitas (loyalty points), nasabah premium dapat menukarkan poin investasi mereka dengan berbagai keuntungan eksklusif seperti layanan taksi bandara domestik dan internasional, konsultan pajak privat, hingga pemeriksaan kesehatan (medical check-up) eksklusif.

Pengalaman investasi premium tersebut juga diwujudkan secara fisik melalui fasilitas ruang tunggu privat (private lounge). Setelah sukses hadir di Jakarta dan Bandung, BMoney memperkuat pendekatan personalnya dengan melakukan ekspansi layanan berupa pembukaan ruang tunggu privat ketiga di Surabaya pada tahun 2026 ini.

Guna menjaga kepercayaan publik, platform ini telah mengantongi berbagai lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mulai dari Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), Mitra Distribusi (Midis) Surat Berharga Negara (SBN), hingga izin operasional untuk transaksi saham dan emas digital.

Kepatuhan regulasi ini didukung oleh kemitraan strategis dengan puluhan manajer investasi terkemuka, penyedia likuiditas emas terpercaya, serta berbagai institusi perbankan besar demi menghadirkan ratusan pilihan produk investasi dalam satu aplikasi yang aman dan terintegrasi.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026