Jakarta (ANTARA) - Mahasiswa doktor Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia (UI) Ari Nurfikri merumuskan model green hospital pada Rumah Sakit (RS) di Jawa Barat.
Ari Nurfikri dari Program Studi Ilmu Lingkungan memaparkan disertasinya yang berjudul “Model Keberlanjutan Rumah Sakit Berbasis Implementasi Green Hospital (Upaya Transformasi Rumah Sakit di Jawa Barat)”.
"Penelitian saya melahirkan model baru yang berorientasi pada keberlanjutan yang dapat menjadi acuan transformasi dan diimplementasikan oleh berbagai rumah sakit di Jawa Barat," kata Ari Nurfikri di Depok, Selasa.
Baca juga: RS UI bagikan kiat hidup berkualitas di usia senja
Disertasi Ari menyoroti keterbatasan penerapan konsep green hospital di Indonesia, yang menekankan bahwa pedoman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI selama ini masih terpaku pada dimensi lingkungan semata, dan belum menyediakan skenario kebijakan tata kelola masa depan yang menyeluruh.
Mengambil RSUD R. Syamsudin SH di Sukabumi dan RS Universitas Indonesia (RSUI) Depok sebagai studi lokus, Ari dalam penelitiannya memetakan status keberlanjutan melalui analisis Multi Aspect Sustainability Analysis.
Hasilnya menunjukkan bahwa kedua rumah sakit mencatat skor tertinggi pada dimensi kelembagaan, namun memiliki celah perbaikan yang berbeda. RSUD R. Syamsudin SH lemah pada dimensi sosial, sedangkan RSUI menghadapi tantangan pada dimensi ekonomi.
Riset yang dilakukan oleh Ari juga menemukan adanya perbedaan signifikan terkait persepsi pasien terhadap lingkungan fisik di antara kedua rumah sakit tersebut.
Berpijak pada temuan tersebut, Ari merumuskan model keberlanjutan spesifik berbasis skenario prioritas kebijakan.
Baca juga: RSUI raih peringkat 62 dunia rumah sakit akademik terbaik global
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.