Karawang (ANTARA) - PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) mengampanyekan pemilahan sampah dari sumber, sebagai bagian dari upaya mengurangi beban lingkungan dan kapasitas tempat pembuangan/pemrosesan akhir (TPA) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka, dalam keterangannya di Karawang, Senin menyampaikan, kegiatan kampanye pilah sampah ini adalah bagian dari kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat.
"Di Unicharm, kami memiliki slogan Ethical Living for SDGs, yang bermakna menerapkan kebaikan kecil di kehidupan sehari-hari demi berkontribusi mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)," kata dia.
Ia menyampaikan, Unicharm akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan lingkungan serta memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan di Indonesia.
Baca juga: DLH Karawang gandeng Indocement olah sampah menjadi RDF
Dalam kampanye pilah sampah kali ini, Unicharm berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang serta Kelompok Swadaya Masyarakat TPS 3R Sahabat Lingkungan Desa Warung Bambu Karawang.
Kegiatan tersebut digelar dengan menyasar ibu rumah tangga sebagai pilar utama perubahan kebiasaan dari sumbernya.
Disebutkan, pengelolaan sampah merupakan isu yang harus ditangani dengan serius. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (SIPSN KLHK), lebih dari 50 persen dari total timbulan sampah pada tahun 2025 berasal dari rumah tangga. Tanpa pemilahan, sampah yang bercampur residu organik akan kehilangan nilai daur ulangnya, menjadi kotor, dan membebani TPA yang kapasitasnya sudah overload.
Baca juga: Bupati sebut penanganan sampah di Karawang baru jangkau 17 kecamatan
Menyadari hal tersebut, pihaknya mengambil peran aktif sebagai produsen yang bertanggung jawab mendukung terciptanya ekosistem lingkungan yang lebih bersih. Selain itu juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah langsung dari sumbernya, yaitu rumah tangga, sebagai upaya utama dalam mengurangi beban lingkungan dan kapasitas TPA.
Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang, Agus Yuniarto menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kegiatan kampanye pilah sampah ini.
"Kami sangat menyambut baik langkah Unicharm yang turun langsung ke akar rumput untuk mengedukasi warga, melakukan pemilahan sampah," katanya.
Ia mengatakan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Namun butuh sinergi kolaboratif antara regulator, pihak swasta, dan masyarakat agar bisa betul-betul memulai upaya pemilahan sampah dari rumah.
"Dengan memilah sampah, masyarakat turut berkontribusi membantu pemerintah mengurangi sampah yang dibawa ke TPA," kata dia.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.