Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan normalisasi saluran irigasi dan sungai di empat kecamatan guna mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di wilayah utara.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Senin, mengatakan normalisasi akan dilakukan di Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur yang selama ini menjadi wilayah rawan genangan dan banjir.
"Ketika kondisi cuaca mendukung seperti saat ini, kita harus bergerak cepat melakukan penataan dan normalisasi saluran irigasi maupun sungai," kata Rudy.
Menurut dia, kondisi cuaca yang relatif cerah dan intensitas hujan yang tidak terlalu tinggi menjadi momentum yang tepat untuk melaksanakan pekerjaan normalisasi di sejumlah titik.
Baca juga: Pemkab Bogor benahi saluran irigasi dan PJU kawasan minapolitan Ciseeng
Baca juga: Ketua DPRD Bogor usul tambah saluran irigasi tangani bencana kekeringan
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Rudy di Kantor Kecamatan Kemang bersama unsur Forkopimcam dan jajaran pemerintah Kecamatan Kemang, Parung, serta Ciseeng.
Rudy menjelaskan pemerintah daerah berupaya mengembalikan fungsi saluran irigasi agar dapat beroperasi optimal dalam mengalirkan air dan mengurangi potensi banjir di wilayah utara Kabupaten Bogor.
Ia menegaskan pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat, terutama bagi bangunan yang berada di area saluran irigasi dan sempadan sungai yang menghambat aliran air.
"Kami berharap ada kesadaran bersama untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi sebagaimana mestinya," ujarnya.
Baca juga: 40 Persen Irigasi Kabupaten Bogor Butuh Perbaikan
Rudy mengajak masyarakat di empat kecamatan tersebut mendukung program normalisasi agar penanganan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh.
"Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, persoalan banjir yang hampir selalu terjadi saat hujan di wilayah utara Kabupaten Bogor dapat kita tuntaskan bersama," katanya.
Pemkab Bogor optimistis normalisasi saluran irigasi dan sungai yang dilakukan secara terencana dapat meningkatkan kapasitas aliran air, mengurangi titik rawan banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.