Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Program Perekaman Penduduk Usia 17 tahun (Kampus 17) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menargetkan merekam 64.842 jiwa dengan menyasar peserta didik jenjang SMA, SMK, maupun MA.

"Program ini sebagai upaya mempercepat pencapaian perekaman KTP elektronik bagi warga pemula yang telah memasuki usia wajib KTP," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi Carwinda di Cikarang, Kamis.

Ia menjelaskan program Kampus 17 menjadi salah satu strategi utama menuntaskan target perekaman penduduk wajib KTP yang hingga kini masih menyisakan 64.842 jiwa.

Berdasarkan sinkronisasi kalender masehi 2026 dengan kalender akademik tahun ajaran 2025/2026 semester genap serta prakiraan kalender akademik 2026/2027 semester ganjil, terdapat 26 minggu efektif yang bisa dimanfaatkan untuk menuntaskan kegiatan perekaman di lingkungan sekolah.

Baca juga: Disdukcapil Bekasi lakukan "jemput bola" perekaman KTP elektronik pasien rumah sakit

Pihaknya melalui program ini ingin memastikan seluruh pelajar yang telah berusia 17 tahun dapat segera memiliki KTP elektronik sebagai identitas resmi guna mendukung berbagai kebutuhan administrasi, pendidikan hingga pelayanan publik lain.

Disdukcapil Kabupaten Bekasi telah menyusun strategi agar target tersebut dapat tercapai secara optimal yakni pelaksanaan perekaman secara rutin setiap Selasa dan Kamis dengan menyasar sekolah-sekolah yang memiliki jumlah wajib KTP lebih dari 100 siswa.

"Tim perekaman kami bagi menjadi dua tim. Setiap tim akan bertugas di satu sekolah sehingga dalam satu hari terdapat dua lokasi pelayanan. Dengan jadwal Selasa dan Kamis, maka dalam satu pekan kami dapat menjangkau empat sekolah sekaligus," jelasnya.

Carwinda menyebut program ini akan menyasar 104 sekolah yang tersebar di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Dengan pola pelayanan jemput bola tersebut, pihaknya optimistis target perekaman dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah direncanakan.

Baca juga: Dua persen warga Bekasi belum lakukan perekaman KTP elektronik

Disdukcapil sebelum melaksanakan kegiatan ini di sekolah akan menerjunkan tim koordinasi untuk memastikan kesiapan lokasi, data peserta, sarana pendukung serta kelancaran proses perekaman.

"Koordinasi awal sangat penting agar saat tim turun ke sekolah, proses perekaman berjalan lancar, cepat dan seluruh siswa yang menjadi sasaran dapat terlayani dengan baik," katanya.

Dirinya berharap tidak ada lagi warga pemula yang terlambat melakukan perekaman KTP elektronik. Selain meningkatkan cakupan administrasi kependudukan, program ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang baru memasuki usia dewasa.

"Kami optimistis dengan dukungan sekolah, orang tua dan para siswa, target perekaman 64.842 wajib KTP dapat tercapai. Program ini merupakan langkah nyata mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Bekasi," kata dia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026