Palu (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu Prof Lukman Thahir mengatakan kampus itu tetap membuka pelayanan akademik meski saat ini masih dalam situasi bencana pascagempa 6,7 mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa (16/6).
"Saya telah menginstruksikan para ASN di lingkungan UIN tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," kata Lukman Thahir di Palu, Rabu.
Ia mengemukakan ASN UIN Datokarama di bawah naungan Kementerian Agama RI harus semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi apapun, termasuk situasi bencana seperti saat ini.
Hal itu untuk memastikan bahwa UIN Palu tidak hanya berdiri sebagai lembaga akademis, tetapi juga sebagai pilar penopang dan pelayan masyarakat yang andal di masa-masa sulit.
Baca juga: UIN Palu dan Hannah Asa kolaborasi tingkatkan literasi keuangan
Baca juga: Rektor UIN Palu sebut Idul Fitri momentum rekonsiliasi batin
Berdasarkan data UIN Datokarama, tidak ada ASN, mahasiswa, dan karyawan perguruan tinggi itu terdampak saat bencana alam gempa bumi melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong.
"Alhamdulillah ini patut kita syukuri, keluarga besar UIN Datokarama semuanya dalam kondisi baik, sehat dan aman," ujarnya.
Meski demikian, Rektor mengakui bahwa terdapat kerusakan ringan pada ruang kelas belajar, khususnya di gedung perkuliahan di Kampus II UIN Datokarama di Kabupaten Sigi.
"Kerusakan ringan ini berupa plafon ruang kelas belajar jatuh/runtuh saat gempa melanda," ucap Lukman.
Baca juga: UIN Palu dan Hannah Asa Indonesia bekerja sama kembangkan literasi keuangan
Kata dia Sulawesi Tengah merupakan satu provinsi di Indonesia yang rentan terhadap bencana alam gempa, seiring dengan adanya sesar yang sangat aktif, seperti Palu Koro, Sesar Moa, dan Sesar Sausu.
Bencana gempa magnitudo 6,7 magnitudo dengan episenter 42 km tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 Kilometer berlokasi di darat, merupakan satu bentuk risiko hidup di atas sesar aktif.
"Oleh karena itu penguatan mitigasi untuk pengurangan risiko dampak bencana harus dilakukan secara berkelanjutan dan terus menerus dikuatkan, supaya bencana alam tidak mematikan semangat untuk terus berkembang," tuturnya.
Pewarta: Mohamad RidwanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.