Jakarta (ANTARA) - Timnas Austria akan menghadapi Timnas Yordania pada pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas, Rabu (17/6) pukul 11.00 WIB.
Laga ini akan menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara Austria dan Yordania, baik di ajang resmi maupun pertandingan persahabatan. Karena itu, duel Grup J ini menghadirkan cerita menarik antara dua tim yang sama-sama datang dengan motivasi besar.
Piala Dunia 2026 menjadi momen yang telah lama dinantikan kedua negara. Austria akhirnya kembali ke panggung sepak bola terbesar dunia setelah absen selama 28 tahun, sedangkan Yordania untuk pertama kalinya berhasil menembus putaran final Piala Dunia.
Austria yang ditangani Ralf Rangnick memiliki kombinasi menarik antara pengalaman dan energi muda. Nama-nama senior seperti David Alaba, Marko Arnautovic, dan Marcel Sabitzer tetap menjadi tulang punggung tim, sementara generasi muda seperti Paul Wanner dan Carney Chukwuemeka menambah kedalaman skuad.
Alaba masih menjadi figur sentral di lini belakang sekaligus pemimpin tim. Pengalamannya bersama Real Madrid dan tim nasional Austria membuatnya menjadi sosok yang sangat berpengaruh.
Di lini tengah, Austria mengandalkan kreativitas Sabitzer serta intensitas permainan Konrad Laimer. Keduanya menjadi elemen penting dalam skema pressing agresif yang menjadi ciri khas Rangnick.
Sementara itu, Arnautovic tetap menjadi andalan di lini depan. Penyerang berusia 37 tahun tersebut merupakan pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Austria.
Yordania datang di bawah arahan pelatih asal Maroko, Jamal Sellami. Sebagian besar pemain mereka berkarier di kompetisi Asia dan Timur Tengah, dengan Mousa Al-Tamari menjadi bintang utama tim.
Penyerang Stade Rennais tersebut diharapkan menjadi motor serangan sekaligus pembeda dalam pertandingan-pertandingan sulit. Kecepatan dan kemampuan individunya menjadikan Al-Tamari sebagai ancaman terbesar bagi lawan.
Kapten tim Ehsan Haddad juga kembali memperkuat skuad setelah pulih dari cedera panjang. Pengalamannya diharapkan memberi stabilitas bagi lini belakang Yordania.
Namun, Yordania harus kehilangan dua pemain penting. Penyerang Yazan Al-Naimat absen karena cedera, sementara bek Issam Smeeri juga tidak dapat tampil setelah mengalami cedera tendon Achilles menjelang turnamen.
Prediksi susunan pemain
Austria (4-2-3-1): A. Schlager; Laimer, Alaba, Lienhart, Posch; Seiwald, X. Schlager; Sabitzer, Gregoritsch, Schmid; Arnautovic.
Pelatih: Ralf Rangnick (Jerman)
Yordania (4-4-2): Abulaila; Abu Dahab, Nasib, Al-Arab; Haddad, Abu Taha, Al-Rashdan, Al-Rawabdeh; Al-Mardi, Olwan; Al-Tamari.
Pelatih: Jamal Sellami (Maroko)
Wasit: Dahane Beida (Mauritania).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pratinjau Austria vs Yordania: pertemuan pertama sepanjang sejarah
Pewarta: Aldi SultanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.