Sinergi antara SMK dan Moellhausen bukanlah sebuah formula instan, melainkan fondasi strategis yang membantu brand lokal mempersiapkan diri menghadapi standar pasar global.
Jakarta (ANTARA) - Industri kecantikan Indonesia terus menunjukkan perkembangan menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan konsumen dari kalangan usia produktif dan Gen-Z.
CEO PT Sinar Multi Kemindo Endah Prasetyorini atau Orin dalam keteramgannya, Senin menegaskan pengembangan industri kecantikan membutuhkan fondasi kuat dan tidak dapat mengandalkan pendekatan instan.
"Sinergi antara SMK dan Moellhausen bukanlah sebuah formula instan, melainkan fondasi strategis yang membantu brand lokal mempersiapkan diri menghadapi standar pasar global. Kami percaya bahwa innovation, sustainability, and partnership for the future merupakan rangkaian yang tidak dapat dipisahkan untuk mencapai kesuksesan suatu produk," ujar Orin.
Menurutnya, masih banyak pelaku industri yang menganggap SMK sebagai produsen produk jadi. Padahal, peran utama perusahaan adalah menghadirkan teknologi bahan baku, pengembangan formulasi, serta konsep inovatif yang menjadi dasar lahirnya produk berkualitas tinggi.
Dukungan itu diberikan secara menyeluruh, mulai dari proses pengembangan ide, formulasi berbasis tren pasar, hingga pendampingan teknis dalam tahap scale-up dan komersialisasi. Pendekatan ini dinilai penting mengingat industri kecantikan saat ini semakin kompetitif dan menuntut diferensiasi produk yang kuat.
Dari sisi pengembangan wewangian, Moellhausen menghadirkan pendekatan kreatif melalui konsep scented postcard yang menggabungkan sains dan emosi dalam produk parfum. Konsep tersebut memungkinkan aroma menjadi medium untuk menghadirkan kembali kenangan, suasana, dan karakter suatu destinasi kepada konsumen.
Country Manager Indonesia Moellhausen Andreas Setia Budi menjelaskan fragrance memiliki peran penting dalam membangun keterikatan emosional dengan konsumen.
"Kami percaya setiap parfum memiliki cerita untuk diceritakan. Fragrance merupakan salah satu komponen vital untuk menyampaikan cerita tersebut secara emosional kepada konsumen. Melalui konsep scented postcard, aroma dapat menjadi media yang menjembatani ruang geografis dan menghadirkan pengalaman olfaktif yang universal," katanya.
Pendekatan berbasis emotional connection itu dinilai menjadi peluang besar bagi merek kecantikan lokal untuk membangun identitas yang kuat sekaligus meningkatkan daya tarik di pasar global. Dengan menggabungkan karakter khas Indonesia dan kualitas internasional, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk diterima konsumen mancanegara.
Prospek industri kecantikan nasional juga semakin terbuka seiring pertumbuhan populasi Indonesia yang rata-rata mencapai 1,1 persen per tahun.
Kondisi ini menciptakan kebutuhan konsumen yang semakin beragam, mulai dari generasi muda yang mengutamakan ekspresi diri dan kepraktisan, kelompok usia produktif yang fokus pada efektivitas produk, hingga konsumen lanjut usia yang mengedepankan kenyamanan.
Menjawab tantangan tersebut, formulasi produk kecantikan tidak lagi dapat menggunakan pendekatan seragam. Integrasi antara keahlian sains kimia global yang dimiliki Moellhausen dan pemahaman pasar lokal dari SMK diharapkan mampu membantu pelaku industri menciptakan produk dengan keunggulan sensorial excellence, mulai dari tekstur, aroma, hingga kenyamanan penggunaan, serta performa yang tinggi.
Ia berharap kolaborasi SMK dan Moellhausen jadi katalisator bagi pertumbuhan industri kecantikan Indonesia. Melalui inovasi, transfer pengetahuan, dan penguatan kapasitas pelaku industri, kemitraan ini diyakini dapat mempercepat lahirnya merek-merek lokal yang mampu bersaing di pasar internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri kecantikan global.
PT Sinar Multi Kemindo (SMK) menghadirkan inovasi terbaru melalui pengenalan konsep wewangian bertema Summer in Milan untuk menjawab preferensi konsumen modern sekaligus memperkuat daya saing industri kecantikan nasional.
Melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan fragrance asal Italia, Moellhausen, SMK berupaya mendorong transformasi industri kecantikan lokal agar mampu menghasilkan produk berstandar internasional.
Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan bahan baku, tetapi juga membangun ekosistem inovasi yang mendukung pengembangan produk kecantikan dan wewangian dari tahap konsep hingga komersialisasi.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pelaku industri. Lebih dari 50 peserta yang terdiri dari pemilik merek lokal, pelaku manufaktur, hingga fragrance influencer hadir dalam acara eksklusif yang menjadi wadah diskusi mengenai tren masa depan industri parfum dan kecantikan.
Melalui konsep Summer in Milan, para peserta diajak memahami bagaimana pengalaman sensorik dan storytelling dapat menjadi nilai tambah dalam menciptakan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.