Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan Community Development Program on “ASEAN Literacy and the Establishment of ASEAN Literacy Corner”, untuk memperkuat literasi ASEAN di kalangan pelajar sekolah dasar dan menengah di Purwokerto.
Ketua Tim Pengabdi dari UI, Yuni R. Intarti dalam keterangannya, Senin menjelaskan melalui Program Community Development Literasi ASEAN, "kami ingin memperkenalkan ASEAN dengan cara yang lebih dekat dan relevan bagi siswa sekolah menengah,".
Tidak hanya melalui materi presentasi, tetapi juga melalui aktivitas interaktif dan penyediaan sumber belajar yang dapat diakses secara berkelanjutan.
Harapannya, para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang ASEAN sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan budaya literasi. Lebih jauh melalui program ini dapat tertanam “we feeling ASEAN”, yaitu rasa memiliki tentang keberadaan dan masa depan ASEAN.
Salah satu agenda utama dalam program ini adalah peresmian Pojok Literasi ASEAN, sebuah ruang literasi yang menyediakan berbagai buku, publikasi, alat peraga dan berbagai sumber informasi mengenai ASEAN.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran yang mendukung peningkatan minat baca sekaligus memperluas wawasan internasional siswa.
Sementara itu Ketua Tim Pengabdi UI Unsoed Dr. Elpeni Fitrah, menyatakan melalui Program Literasi ASEAN dan Pojok Literasi ASEAN ini para pelajar dapat memiliki kesadaran yang semakin kuat bahwa “rumah masa depan” mereka bukan hanya Indonesia, tetapi juga ASEAN, yang memberikan ruang untuk aktualisasi diri yang lebih luas dan beragam.
Dengan demikian diharapkan mereka dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk meningkatkan kualitas pengetahuan,
Program tersebut berlangsung sejak tanggal 8 hingga 11 Juni 2026, berlokasi di SMAN 2, SMA IT Al Irsyad, SMK Telkom, SMPN 1 Karanglewas serta SD IT Al Irsyad, dan diikuti oleh sekitar total 350 siswa.
Kegiatan tersebut mengikutsertakan para dosen dan mahasiswa dari kedua universitas, serta secara khusus melibatkan mahasiswa internasional dari UNSOED yang berasal dari Thailand, Vietnam, Pakistan, Afghanistan, Zimbabwe, Ghana, Bostwana, Tanzania.
Program Literasi ASEAN dirancang untuk memperkenalkan ASEAN kepada generasi muda melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, dengan metode partisipatif, komunikasi yang interaktif, serta mendorong motivasi siswa untuk senang dan bersemangat mempelajari ASEAN.
Selain memperoleh pemahaman mengenai sejarah, struktur, dan peran penting ASEAN di kawasan dan khususnya bagi para pemuda, para peserta juga diajak mengikuti permainan edukatif (fun games) yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai negara-negara anggota ASEAN, simbol-simbol regional, budaya, serta berbagai isu kontemporer yang berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Penyelenggaraan Program Literasi ASEAN ini didukung oleh pendanaan World Class University (WCU), Enhancing Quality Education For Impacts And Recognition (EQUITY) – Inbond Scheme 2025-2026.
Selain itu, Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (DPIS) Universitas Indonesia, ASEAN Studies Centre FISIP UI, Kantor Hubungan Internasional UNSOED, serta Direktorat Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga menjadi mitra penting yang berkolaborasi bagi keberhasilan penyelenggaraan program ini.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.