Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya memetakan empat titik konsentrasi massa dalam aksi unjuk rasa yang digelar di wilayah Jakarta, Senin, yakni DPR/MPR RI, Bundaran HI - Dukuh Atas, Silang Monas dan kantor Badan Gizi Nasional.
Untuk mengamankan jalannya penyampaian pendapat tersebut, sebanyak 6.675 personel gabungan disiagakan dan tersebar di titik-titik strategis yang telah dipetakan tersebut.
"Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Baca juga: 5.955 personel kepolisian disiagakan amankan unjuk rasa di Jakarta
Budi merinci, kekuatan personel gabungan tersebut terdiri atas 6.165 anggota Polri, 500 personel TNI, dan 10 petugas Dinas Perhubungan. Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu roda aktivitas publik.
Berdasarkan hasil pemetaan jajaran Polda Metro Jaya, kawasan gedung DPR/MPR RI menjadi titik dengan konsentrasi massa terbesar. Polisi memperkirakan jumlah peserta aksi di lokasi ini mencapai 300 hingga 400 orang.
Kemudian Bundaran HI - Dukuh Atas akan menjadi pusat pergerakan massa dari Aliansi Perisai, dengan estimasi jumlah peserta berkisar antara 80 hingga 100 orang.
Baca juga: Polda Metro Jaya sebut belum terima surat pemberitahuan terkait rencana aksi mahasiswa
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky SyukurUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.