Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengundang Jerman untuk memperluas investasi di berbagai sektor strategis di Indonesia, termasuk pengembangan mineral kritis dan tanah jarang yang menjadi komponen penting dalam industri teknologi dan transisi energi global.

Hal ini disampaikan saat memberikan pernyataan bersama dengan Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Senin. Menurut Presiden Prabowo, kedua negara memiliki peluang besar untuk memperdalam kemitraan investasi di sektor-sektor masa depan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Kami juga mengundang Jerman untuk ikut serta dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, juga dalam pengembangan infrastruktur kita," ujar Presiden Prabowo.Presiden Prabowo menjelaskan bahwa peluang investasi terbuka lebar di bidang transisi energi, hilirisasi industri, serta pengembangan industri kendaraan listrik yang tengah menjadi fokus pemerintah.

Baca juga: Indonesia dan Jerman sepakat tingkatkan volume perdagangan dan investasi
Baca juga: Prabowo dan Presiden Steinmeier lakukan pertemuan empat mata di Istana Merdeka



Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026