Karawang (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi sikap bupati setempat, Aep Syaepuloh yang berkomitmen menertibkan tempat hiburan malam nakal.

"Kami mengapresiasi langkah pak bupati yang bergerak langsung dengan menggelar inspeksi mendadak, dan menertibkan tempat hiburan malam yang tidak taat aturan, terutama yang belum memiliki perizinan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata Ketua MUI Karawang KH Tajuddin Nur di Karawang, Senin.

Ia menyebutkan langkah melakukan inspeksi mendadak ke tempat hiburan malam yang dilakukan bupati bersama unsur Forkopimda pada akhir pekan lalu bagian dari bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan menjaga ketertiban masyarakat.

Baca juga: MUI Karawang desak aparat usut dugaan pesta gay di THM

Tindakan itu sejalan dengan aspirasi yang sebelumnya disampaikan MUI Karawang bersama sejumlah tokoh agama dan Ormas Islam dalam unjuk rasa yang digelar beberapa waktu lalu.

Tajuddin menilai respons cepat pemerintah daerah menunjukkan adanya komitmen untuk menegakkan aturan secara adil tanpa membedakan pelaku usaha.

"Hal yang terpenting adalah penegakan aturan dilakukan secara konsisten dan tidak pandang bulu. Jadi, siapa pun yang melanggar harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Ia berharap langkah penertiban tempat hiburan malam tidak berhenti pada sidak semata, tapi juga diikuti dengan pengawasan berkelanjutan terhadap tempat-tempat usaha yang belum memenuhi ketentuan hukum dan administrasi.

Baca juga: MUI Karawang gelar pelatihan penyembelihan hewan sesuai syar'i

"Masyarakat tentu menginginkan suasana yang aman, nyaman dan kondusif. Karena itu, kami mendukung upaya pemerintah untuk terus melakukan pengawasan terhadap usaha-usaha yang tidak sesuai aturan," katanya.

Pada akhir pekan lalu atau pada Sabtu malam (13/6) hingga Minggu dini hari, Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama pihak kepolisian dan TNI melakukan patroli skala besar sebagai upaya menjaga dan mengantisipasi kemungkinan terjadi gangguan kamtibmas.

Selain menyasar titik rawan, patroli tim Forkopimda Karawang juga menyasar sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Karawang.

Dalam kegiatan itu, bupati menemukan beberapa tempat hiburan malam yang masih perlu pembinaan dan pengawasan agar tidak larut dalam melakukan dugaan pelanggaran.

Baca juga: MUI Karawang sebut fenomena mualaf cukup tinggi selama setahun terakhir

Dalam inspeksi ke sejumlah tempat hiburan malam itu dilakukan pemeriksaan dokumen kepatuhan terhadap berbagai ketentuan yang berlaku, di antaranya berkaitan dengan legalitas usaha, pengelolaan operasional tempat usaha serta memeriksa izin penjualan minuman beralkohol.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan lainnya untuk memastikan tidak adanya praktik eksploitasi tenaga kerja anak di bawah umur.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa tempat hiburan malam di daerah itu yang memerlukan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut.

Dugaan pelanggaran berupa penggunaan dokumen palsu salah satu tempat hiburan malam ditemukan dalam inspeksi mendadak tersebut. Adapula tempat hiburan malam yang belum melengkapi perizinan, khususnya izin penjualan minuman beralkohol.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026