Kabupaten Bogor (ANTARA) - Sebanyak enam ton bahan pangan murah disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa yang digelar di pintu masuk VIP Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu, disambut antusias masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Teuku Mulya mengatakan GPM Istimewa digelar untuk memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
"Komoditas yang tersedia pada kegiatan ini mencapai enam ton," kata Teuku Mulya.
Dari total komoditas yang disediakan, sebanyak 3,2 ton berupa beras kemasan lima kilogram menjadi salah satu komoditas utama yang paling diminati masyarakat.
Selain beras, GPM Istimewa juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya, seperti telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabai, bawang, hingga aneka sayuran.
Pada kegiatan tersebut, beras kemasan lima kilogram dijual seharga Rp54.500 per kemasan, telur ayam ras Rp22.500 per kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan daging ayam Rp30.000 per ekor.
Sementara itu, aneka cabai, bawang, dan sayuran dijual dengan harga Rp10.000 per kemasan.
Teuku mengatakan GPM merupakan salah satu instrumen pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap pangan.
"Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.