Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Sensus Ekonomi tahun 2026 dengan melibatkan 2.390 petugas lapangan yang akan mendata seluruh wilayah di Kabupaten Cianjur mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus.

Kepala BPS Cianjur Dadan Darmansyah di Cianjur, Jumat, mengatakan Sensus Ekonomi dilakukan untuk memperbarui informasi struktur perekonomian berdasarkan skala usaha, wilayah, dan klasifikasi usaha, sekaligus memantau perkembangan teknologi informasi dalam aktivitas ekonomi dan bisnis.

Melalui pencanangan tersebut, BPS dan Pemkab Cianjur berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, menjamin kerahasiaan data sesuai peraturan, serta mengoptimalkan hasil sensus sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Baca juga: BPS Depok harapkan pelaku usaha aktif dukung sensus ekonomi

"Sensus Ekonomi Tahun 2026 atau disebut juga SE2026 merupakan Sensus Ekonomi kelima setelah pelaksanaan pada 1986, 1996, 2006, dan 2016," katanya.

Dia menjelaskan ketersediaan data ekonomi yang akurat diperlukan sebagai dasar perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang kredibel dan tepat sasaran, dimana sensus akan dilakukan dari pintu ke pintu selama satu dua bulan setengah.

Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi pelaku usaha, baik mikro, kecil, menengah, maupun besar, termasuk usaha digital, serta dukungan pemerintah daerah (pemda) dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga: Saat angka menjadi arah kota

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang berperan penting dalam menyediakan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya, dimana data ekonomi menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan, merencanakan pembangunan, menentukan prioritas program, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat basis data pembangunan di Kabupaten Cianjur guna meningkatkan daya saing daerah, memperluas kesempatan kerja, dan mewujudkan Cianjur yang lebih maju dan sejahtera," kata Wahyu Ferdian.



Pewarta: Ahmad Fikri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026