Cianjur (ANTARA) - Petugas gabungan Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan empat orang warga yang menjadi korban penyerangan babi liar di Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, sudah mulai pulih setelah mendapat perawatan di RSUD Pagelaran.
Kapolsek Pagelaran Iptu Budi Rustandi saat dihubungi, Jumat, mengatakan keempat orang warga diserang di dua lokasi yang berbeda saat tengah menggarap ladangnya, seorang di antaranya mengalami luka berat dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Keempat orang korban Asep Rohimat (30), Saepul (50) mengalami luka ringan, Bahrudin (60) dan Misbah (60) mengalami luka berat, merupakan warga Kampung Cilameta, Desa Bunijaya, langsung dibawa ke RSUD Pagelaran guna mendapatkan pertolongan medis.
"Saat ini kondisi keempat korban sudah mulai membaik, setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, seluruhnya sudah diperbolehkan pulang, korban Misbah mendapat jahitan di tangan karena dua jarinya putus digigit babi," katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun lahan yang berbatasan dengan kawasan hutan guna menghindari penyerangan babi liar yang hingga saat ini masih berkeliaran.
"Kami minta warga segera menghindar dan melapor ke aparat desa atau langsung ke Polsek guna dilakukan penangkapan terhadap babi liar yang meresahkan warga," katanya.
Kepala Desa Bunijaya Asep Mulyadi, mengatakan penyerangan babi hutan terhadap warga yang sedang berladang baru pertama kali terjadi selama ini babi hanya memakan tanaman yang tumbuh di ladang warga.
Dia menjelaskan korban pertama Misbah yang tengah bekerja di ladang tiba-tiba diserang babi berukuran besar dengan tinggi hampir satu meter hingga tersungkur, dalam posisi tersebut babi kembali menyerang dan mengigit jari tangan korban hingga putus.
Di tempat berbeda dengan lokasi terpisah beberapa ratus meter, babi yang sama menyerang Bahrudin yang tengah bekerja di ladang, meski sempat melawan korban mengalami luka gigitan di bagian tangan dan kaki, sehingga langsung dibawa ke RSUD Pagelaran guna mendapat pertolongan medis.
Selang beberapa jam di lokasi lainnya babi yang sama kembali menyerang dua orang warga Asep Rohimat dan Saepul namun keduanya sempat melakukan perlawanan dan hanya mengalami luka ringan akibat diseruduk dari belakang.
"Keempat orang korban sempat mendapat perawatan medis, dua orang diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit karena luka yang diderita cukup parah, kami berharap babi tersebut cepat ditangkap agar tidak meresahkan," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.