Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melakukan kegiatan penghijauan area bantaran saluran sekunder Sukatani di wilayah Desa Karangharja, Kecamatan Cikarang Utara melalui aksi penanaman ratusan pohon melibatkan sejumlah unsur terkait.
Aparat TNI dan Polri, dunia usaha, komunitas penggiat lingkungan, pelajar, hingga warga sekitar bahu membahu menanam bibit pohon sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat penghijauan kawasan usai kegiatan penertiban bangunan liar di sekitar area tersebut.
"Aksi gotong royong ini sekaligus wujud dukungan terhadap pengendalian perubahan iklim serta peningkatan kualitas lingkungan hidup di wilayah kami," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait di Cikarang, Jumat.
Ia mengatakan aksi penghijauan ini bukan hanya sekadar menanam bibit pohon tetapi juga menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau guna memastikan pelestarian lingkungan hidup bagi generasi penerus mendatang.
Menurut dia kegiatan ini berperan penting mendukung pengendalian pencemaran udara, konservasi air tanah serta mitigasi perubahan iklim. Keberhasilan pelestarian lingkungan memerlukan kolaborasi seluruh pihak baik pemerintah maupun aparat, akademisi hingga masyarakat.
Donny turut mengapresiasi dukungan para pelaku usaha yang telah berkontribusi dalam penyediaan bibit pohon dan berbagai kebutuhan kegiatan. Kepedulian dunia usaha menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dengan kelestarian lingkungan.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup pada Dinas LH Kabupaten Bekasi Duarte de J. Fernandes menambahkan 585 bibit pohon yang ditanam ini terdiri atas lima jenis tanaman yakni mahoni, trembesi, ketapang, mangga dan sukun.
Penanaman bibit pohon ini juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Nasional Aman, Sehat, Rapi dan Indah (ASRI) yang bertujuan mendorong tercipta lingkungan yang lebih hijau, sehat serta berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
"Kami ingin pohon yang ditanam ini tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga dapat dinikmati. Sebagian jenis tanaman buah diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, namun juga manfaat sosial dan ekonomi bagi warga," ucapnya.
Duarte menjelaskan kegiatan ini mengusung semangat Act Now for Climate atau saatnya bekerja untuk iklim sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim dan pelestarian lingkungan hidup.
"Aksi ini sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah daerah di Indonesia," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.